
![]() |
| Wapres Boediono |
Wapres Boediono mengaku telah bekerja sekuat tenaga untuk menjalankan tugasnya. Namun hasil survei Lembaga Survei Indonesia menyebutkan ketidakpuasan rakyat terhadap kinerjanya akan menjadi masukan untuknya.
“Adanya survei itu tentu akan menjadi masukan berharga bagi Bapak Wapres dan akan terus menjalankan tugasnya lebih keras lagi,” kata Jubir Wapres Yopie Hidayat di Istana Wapres Jakarta, Jumat 3 September 2010.
Menurut dia, adanya survei tersebut merupakan dinamika yang berkembang di masyarakat, dan tidak akan mempengaruhi kerja Wapres dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat tinggi negara.
Selama ini, ujar Yopie, Wapres telah bekerja sekuat tenaga untuk menjalankan tugas-tugasnya dan berupaya bisa menyelesaikan permasalahan satu demi satu.
“Salah satu tugas yang menjadi perhatian Wapres adalah pengentasan kemiskinan dan masalah itu akan terus diselesaikan dalam sisa waktu masa tugasnya,” terangnya.
Terkait dengan adanya hasil survei yang menyebutkan pemerintah dinilai tidak tanggap mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang Lebaran saat ini, Yopie, mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa mematok harga pada kisaran tertentu, tapi hanya bisa mengendalikan saja.
“Tugas mengatasi kenaikan harga dan menekan inflasi adalah sulit dan pemerintah tidak mungkin bisa mematok harga komoditi. Indonesia khan pasar bebas,” katanya.
Apalagi, katanya, harga kebutuhan pokok di Indonesia juga sangat bergantung kepada harga komoditi di pasar internasional, sehingga tidak ada instrumen yang bisa mematok harga bahan pokok.
“Sekali lagi pemerintah tidak bisa mematok harga tapi hanya mampu mengendalikan harga agar tidak semakin naik yang bisa menyulitkan masyarakat,” tegas Yopie.
Sebelumnya Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono terus menurun selama satu tahun masa pemerintahannya.
“Meski, mengalami kenaikan sekitar satu persen lima bulan terakhir Maret hingga Agustus 2010 ini, yakni 66 persen namun tren tingkat kepuasan masyarakat terus menurun,” kata Direktur Eksekutif LSI Kuskrido Ambardi saat melakukan konferensi pers hasil survei tentang ‘Akuntabilitas Politik: Evaluasi Publik Atas Pemerintahan SBY-Boediono’.
Tingkat kepuasan rakyat terhadap kinerja Wakil Presiden Boediono lebih bersifat fluktuatif, yakni sempat naik pada awal 2010 kemudian turun dan naik kembali pada Agustus 2010. (matanews)





