Bagi sebagian pria, menatap wanita seksi tak cukup memujinya dalam hati. Pikiran nakal untuk memiliki setiap inci tubuhnya terkadang muncul tanpa bisa dikendalikan.
Survei yang dilakukan Durex sempat mengungkap bahwa fantasi seks no 1 sedunia adalah bercinta dengan selebriti. Rasanya masuk akal mengingat gambaran artis yang memiliki kemolekan tubuh, make up menggoda, dan gerak tubuh aduhai hingga mampu menarik hasrat kelaki-lakiannya.
Kenyataan ini diamini anggota dewan Harvard Medical School dan lulusan Yale Dr Louann Brizendine dalam bukunya berjudul “The Male Brain”. Ada proses yang terjadi di dalam otak dan bisa dijelaskan mengapa fantasi pria bisa sangat liar melihat wanita seksi.
“Ketika otak pria menyukai apa yang dilihatnya, pupil matanya membesar, denyut jantungnya menjadi cepat dan matanya tampak berkaca-kaca yang saya sebut dengan ‘hipnotis pria’,” paparnya. Ia menambahkan, mustahil untuk pria menghilangkan hipnotis itu.
Masih terdapat kebiasaan buruk lain di mana kita bisa menunjuk otak sebagai penyebabnya. Dalam keadaan lain, tersesat di ‘hipnotis’ ini menggugah libido pria dan lebih jauh, merangsangnya ingin bercinta.
Menurut penelitiannya, seperti dilansir dari Asylum, pria memiliki “2,5 kali luas otak yang lebih besar untuk mencari kebutuhan seksualnya dan memiliki 10-15 tingkat testosteron lebih tinggi.”
Namun, Dr Brizendine menegaskan, sistem kerja alamiah dalam otak tersebut seharusnya tidak dijadikan alasan pria bisa memenuhi keinginan seksualnya dengan berbagai cara, termasuk cara asusila.
Dr Brizendine memperingatkan, “Biologi bukanlah takdir, dan orang-orang diharapkan untuk berperilaku dan menahan diri dalam sosialisasinya di masyarakat penuh adab.”
Nyatanya menurut Dr Brizendine, pikiran negatif bisa dihilangkan karena otak cenderung mudah dibentuk. Jika Anda mengarahkannya ke hal baik, maka baik lah dia.
“Otak sangat mudah dibentuk dan memiliki kapasitas menakjubkan untuk toleransi dengan perilaku baru dan melupakan hal-hal lain,” katanya. “Memahami kecenderungan bawaan (lahiriah) otak Anda akan memungkinkan Anda untuk memutuskan di mana Anda ingin melakukan upgrade, tanpa mencela diri sendiri dalam prosesnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Dr Brizendine dalam bukunya turut mengungkap fakta bahwa otak wanita kira-kira 10 kali lebih besar dan lebih rumit daripada otak pria. Karenanya, muncul pandangan negatif bahwa kelakuan pria lebih childish ketimbang wanita. [okezone]





