Sejumlah bobotoh yang tergabung dalam komunitas Bomber berjoget bersama saat menghadiri acara HUT ke-9 Bomber di Lapangan Brigif 15 Kujang II, Cimahi, Minggu (1/8/2012).
Laporan Wartawan Tribun Jabar
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Ketua panitia pelaksana (panpel) laga Persib versus Persija, Minggu (29/1/2012) pertandingan, Ruri Bahtiar, mengimbau para bobotoh yang ke stadion Si Jalak Harupat tak perlu merasa khawatir tak bisa menyaksikan pertandingan akibat kehabisan tiket.
Panpel telah menyediakan layar lebar di luar stadion di area parkir sebelah timur dan selatan. “Para bobotoh yang kehabisan tiket tetap bisa menonton di stadion,” ujar Ruri kepada Tribun, Sabtu (28/1/2012) sore.
Namun dengan catatan, kata Ruri, bobotoh yang hadir menyaksikan laga di stadion itu untuk tidak melakukan tindakan yang anarkis saat berada di stadion maupun di luar stadion.
Karena jika terjadi tindakan anarkis hal itu akan merugikan tim Pangeran Biru dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu.
Menurutnya, perijinan laga Persib untuk laga selanjutnya akan dipengaruhi pada laga melawan Persija nanti. Itu mengapa adanya imbauan untuk tidak membawa tongkat, besi ataupun benda yang bisa merusak.
Lebih-lebih membawa mercon dan senjata tajam. Pasalnya pihak aparat keamanan akan melakukan pengamanan secara ketat. “Semua bobotoh harus bersikap dewasa. Apapun hasilnya harus diterima dengan lapang dada,” kata Ruri.
Di samping itu, kata Ruri, panpel masih menyediakan tiket untuk kategori VIP. Hanya saja, pembelian bisa dilakukan langsung di stadion. Hal itu, kata Ruri, untuk memuaskan hasrat bobotoh yang ingin menyaksikan laga yang bisa dikatakan big match itu.
“Kami masih menyediakan tiket VIP utama dan samping,” ujar Ruri.





