
![]() |
| Indria Samego |
Tingginya tingkat kepuasan masyarakat desa dibandingkan warga kota terhadap pemerintahan SBY-Boediono berdasar survei LSI menunjukkan bahwa orang kota cenderung kritis dan tidak suka SBY.
“Saya kira begitu. Masyarakat desa kan melihat televisi, jadi tidak terlalu banyak mendengar dan melihat situasi sekarang secara langsung. Saya kira itu bisa jadi berpengaruh,” ungkap pengamat politik LIPI Indria Samego menanggapi hasil survei LSI di Jakarta, Jumat, 3 September 2010.
Menurut survei LSI tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan SBY menurun. Pada Juli 2009 mencapai 85 persen, kini hanya mencapai 66 persen. Namun, yang mengejutkan, tingkat kepuasan terhadap presiden lebih banyak di desa daripada di kota.
Selain faktor hanya mendengar tanpa melihat, menurut Indria Samego, tingkat pendidikan juga mempengaruhi sudut pandang dan tingkat kepuasan itu. “Tingkat pendidikan yang semakin tinggi ya pasti semakin kritis. Kebanyakan yang berpendidikan kan tinggalnya di kota,” sebut Indria Samego kepada matanews.com.
Sementara terkait stabilnya tingkat kepuasaan masyarakat terhadap stabilitas politik Indonesia di bawah kepemimpinan SBY, Indria Samego melihatnya sebagai sebuah keuntungan dari peralihan situasi.
“Politik Indonesia pascareformasi kan sangat berbeda ketika masa Soeharto dulu. Kita bisa berpendapat dan bebas bicara apa saja. Tidak ada sikap represif dari pemerintah terhadap rakyatnya dalam berpolitik. Jadi bebas-bebas saja,” sebutnya. (matanews)





