![]() |
| Amien Rais |
Jakarta, matanews.com – Menteri dan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) siap-siap merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, partai itu mengenakan wajib setor 20 persen penghasilan bagi kader yang menduduki posisi itu. Melawan? Konsekuensi menanti.
“Bagi yang tidak mau memberikan 20 persen kepada partai, maka kader tersebut harus diingatkan. Harus kita ingatkan,” kata Ketua Majelis Pertimbangan sekaligus pendiri PAN, Amien Rais, di Jakarta, tadi malam.
Menurutnya, petani yang kepanasan saja zakatnya 10 persen. “Kalau white collar (pekerja berdasi) yang cuma bermodalkan abab (omongan) kok zakatnya cuma 2,5 persen,” sebutnya.
Ia mencontohkan, dengan gaji sekitar Rp40 juta bagi anggota DPR, maka setiap bulan setidaknya Rp8 juta harusnya disetor ke kas partai politik.
Amien mengatakan dana sisihan penghasilan kader itu akan dipergunakan untuk perjuangan kejayaan partai menghadapi Pemilu 2014.
Dirinya meyakini PAN tidak akan memenangkan pemilu bila para kadernya kikir untuk partai. “Kita tidak akan mencapai dua digit kalau kader kita kikir,” tandasnya. (an/ham)






