Kakek Tewas Tertabrak Kereta Api

Seorang pria berumur 70 tahun tewas tertabrak kereta api dari arah Serpong menuju Kebayoran Lama. Korban bernama Yadi ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan satu kaki putus dan kepala pecah.

Seorang saksi mata, Ery (20) mengatakan sekitar pukul 20.30 WIB ,Senin (21/06/2010), Yadi ingin menyeberang dari arah Gedung Kompas menuju Jalan Palmerah dengan melintas rel kereta. Yadi yang pendengarannya kurang tidak melihat kereta datang dari arah Serpong.

“Orang-orang sudah teriakin awas kereta, tapi dia ga denger akhirnya tertabrak kereta dari depan,” ujar Ery penjaga warung kepunyaan anak Yadi, Arman.

Yadi terpental karena ditabrak lokomotif yang melaju kencang, tubuh Yadi terhempas sekitar 15 meter dan langsung terlindas kereta. Arman, anak pertama korban tidak bisa menyimpan kesedihannya, dia menangis sambil menutup mukanya dengan sarung yang menutup badannya.

Ery kemudian menenangkan majikannya sambil memberikan air mineral. Arman, warga asal Kuningan, Jawa Barat itu akhirnya pamit pergi untuk menemani jenazah korban untuk dibawa ke RS. Cipto Mangunkusumo. Menurut keterangan Ery, Yadi telah tinggal selama 15 hari di Jakarta. “Pak Yadi ingin buat gerobak, bantuin anaknya, selama di Jakarta, dia tinggal di warung pak Arman,” ujar Ery yang juga saudara jauh Arman.

Akibat peristiwa ini, untuk sementara lampu Penerangan di Jalan Palmerah dipadamkan. Warga sekitar yang tadi mengerumuni sudah mulai meninggalkan lokasi. [tribunnews]

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Komentar via Facebook:

Tuliskan komentar. Mohon berkomentar dengan bahasa yang baik.

Email anda kami rahasiakan. Required fields are marked *

*
*

noafgan.com
promo iklan premium
[Close Ad]