JAKARTA, KoranBaru.com — Penyanyi Dhisa (21) menganggap album perdananya, First Journey, merupakan album curhat (curahan hati). Bagaimana tidak, Sembilan lagu dalam album ini adalah rangkaian cerita perjalanan cinta.
”Iya, itu berdasarkan kisahku. Lagu ’Cintaku Kamu’ (garapan Yovie Widianto) menceritakan tentang dua orang yang enggak bisa saling memiliki, tetapi si perempuan tetap kuat dan tabah,” cerita perempuan bernama lengkap Andhisa Paramitha itu.
Untuk album itu, mahasiswa Universitas Pelita Harapan, Tangerang, tersebut ikut menggarap lirik beberapa lagunya.”Dulu, aku sering bernyanyi bersama Papa Idang Rasjidi. Lalu, aku bilang gimana kalau berkarier solo? Jadilah Tompi dan Yovie Widianto kemudian membantu membuat album itu,” ucap Dhisa di sela-sela shooting acara Showcase di Studio Orange, Kompas TV.Dhisa yang bernyanyi sejak umur 14 tahun menganggap Idang seperti orangtuanya karena ia belajar bernyanyi dan manggung bersama Idang. ”Aku berusaha bernyanyi dengan perasaan. Harus ada feel-nya supaya enak didengar dan dinikmati,” ujar Dhisa.
Kuliah dan bernyanyi bagi dia merupakan dua hal yang harus dijalani secara serius. ”Dua-duanya harus jalan. Alhamdulillah, aku enggak ada kendala. Kalau mengulang mata kuliah, sih, ada juga, tapi enggak banyak,” ungkap Dhisa sambil tertawa. (SIE)





