Category Archives: Sepakbola

Brendan Rodgers: Liverpool Akan Lebih Hebat Tanpa Luis Suarez

Meski baru saja kehilangan salah satu pemain terbaiknya, yakni Luis Suarez, Liverpool diyakini akan tetap hebat dan bahkan lebih tangguh lagi musim depan. Hal itu ditegaskan oleh manajer Liverpool, Brendan Rodgers.

Suarez bukan lagi pemain Liverpool sekarang setelah kesepakatan yang terjadi dengan Barcelona membuat pemain Uruguay itu hijrah ke Camp Nou. Meski ditinggal top skornya musim lalu, Rodgers meminta Liverpool untuk move on dan berbuat lebih baik lagi musim depan tanpa El Pistolero.

“Kami fokus untuk musim depan dimana kami ingin melanjutkan perkembangan yang sudah terjadi musim lalu dan akan kami tingkatkan lagi musim depan. Saya percaya kami akan berkembang dan bahkan lebih kuat lagi musim depan,” ujar Rodgers.

Tentu saja ada alasan kenapa Rodgers berkata demikian. Dari data statistik yang dikeluarkan Opta, persentase kemenangan Liverpool tanpa Suarez ternyata lebih besar sejak ia diboyong dari Ajax Amsterdam pada 2011 lalu.

Sejak saat itu Liverpool bermain bersama Suarez dalam 110 pertandingan sementara 18 diantaranya tanpa Suarez. Dari 110 pertandingan bersama Suarez, Liverpool meraih 53 kemenangan, 28 seri, dan 29 kalah atau persentase kemenangan saat bersama Suarez adalah 48,2 persen; persentase hasil seri 25,4 persen; dan persentase kekalahan sebesar 26,4 persen.

Bandingkan dengan ketika Liverpool bermain tanpa Suarez yang hanya terjadi di 18 pertandingan. Dari jumlah itu, Liverpool meraih 11 kemenangan, tiga hasil seri, dan empat kali kalah atau persentase kemenangan sejumlah 61,1 persen, persentase seri 16,7 persen, dan persentase kalah 22,2 persen.

Berdasar data itu Rodgers memang boleh pede meski musim depan Liverpool akan menjalani jadwal yang lebih padat. Selain Premier League, FA Cup, dan Capital One Cup, Liverpool juga harus bermain lagi di Liga Champions setelah keberhasilan duduk di posisi kedua klasemen akhir Liga Inggris musim lalu.

10 Kandidat Pemain Terbaik Peraih Golden Ball Piala Dunia 2014

10 kandidat pemain terbaik peraih Golden Ball Piala Dunia 2014 telah diumumkan. Lionel Messi (Argentina), Arjen Robben (Belanda), dan Neymar (Brazil) masuk dalam nominasi. Namun Jerman yang merupakan finalis Piala Dunia Brazil menjadi yang paling banyak menyetor nominator dengan empat nama.

Golden Ball alias Bola Emas adalah penghargaan untuk pemain terbaik dalam sebuah edisi Piala Dunia. Penentuan siapa yang akan meraihnya akan sangat panas karena tujuh nominator (kecuali kemungkinan Angel Di Maria) akan bersaing di partai final Senin depan.

Ini terjadi setelah Argentina mengirimkan tiga wakilnya untuk Golden Ball. Selain Angel Di Maria, ada Javier Mascherano yang solid sebagai gelandang bertahan. Ia menjadi pejuang utama Albiceleste di semifinal saat menyingkirkan Belanda dalam drama adu penalti.

Di samping keduanya tentu saja ada Lionel Messi. Dia adalah inspirator Argentina menuju final. Mencetak empat gol, La Pulga senantiasa menjadi referensi utama bagi rekan-rekannya dalam membongkar pertahanan lawan.

Jerman diwakili oleh Mats Hummels sang bek tangguh. Juga kapten Philipp Lahm yang bisa bermain sebagai bek sayap dan gelandang bertahan sama baiknya.

Gelandang Toni Kroos yang menjaga stabilitas lini tengah Jerman hingga ke final, masuk dalam daftar. Tidak boleh dilupakan sang pencetak lima gol bagi tim panser, Thomas Mueller.

James Rodriguez, bintang Kolombia, juga ada dalam nominasi. Pemain Monaco ini menyumbangkan enam gol untuk mengantar Kolombia hingga ke perempat final.

Dua nama lain datang dari dua tim yang memperebutkan tempat ketiga. Ada Arjen Robben, winger lincah Belanda yang menjadi kunci keberhasilan timnya melangkah ke semifinal. Juga Neymar, yang sebelum cedera punggung adalah aktor utama Brazil yang dibesut Luiz Felipe Scolari.

Wasit Nicola Rizzolli Asal Italia Pimpin Final Piala Dunia 2014

Wasit Nicola Rizzolli asal Italia ditunjuk FIFA sebagai pemimpin final Piala Dunia 2014 antara Jerman vs Argentina. Lionel Messi dkk. selalu beruntung kala dipimpin sang pengadil lapangan. Apakah ini berarti Albiceleste yang akan menjadi juara?

Sebelum pertandingan puncak di Maracana, Nicola Rizzoli sudah tiga kali memimpin laga sepanjang Piala Dunia 2014. Yaitu, ketika Belanda menggebuk Spanyol 5-1. Disusul dengan dua laga Argentina, yang semuanya dilalui dengan kemenangan. Yaitu, kala menggebuk Nigeria 3-2 di babak penyisihan dan Belgia 1-0 di babak perempat final.

Kini sang wasit asal Italia akan memimpin duel antara dua kekuatan terbesar di Piala Dunia. Jerman sebagai wakil Eropa dengan generasi emasnya; dan Argentina yang memiliki Lionel Messi. Pengalaman Nicola Rizzolli lebih dari sekadar cukup untuk tampil di partai puncak.

Dialah pemimpin laga final Europa League 2010 kala Atletico Madrid membuat Fulham tiarap. Rizzolli juga merupakan pengadil lapangan saat Bayern Munchen menenggelamkan Borussia Dortmund 2-1 di final Liga Champions tahun 2013.

Pengalamannya di kompetisi lain juga sangat penuh. Nicola Rizzolli tercatat sudah tampil di Piala Dunia Antar Klub 2011. Ia juga memimpin tiga laga di Euro 2012. Tahun lalu ia juga ambil bagian di Piala Dunia U-20 yang digelar di Turki.

Untuk final Piala Dunia 2014 mendatang sang wasit akan diikuti oleh dua asisten yang sama-sama berasal dari Italia, Renato Baverani dan Andrea Stefani. Selain itu ada ofisial keempat dari Ekuador, Carlos Vera.

Bagi Italia, bukan pertama kalinya mereka mencantumkan wasit di partai puncak Piala Dunia. Sebelumnya sudah ada Sergio Gonella pada 1978 dan Pierluigi Collina 12 tahun lalu.

Carles Puyol & Model Seksi Gisele Bundchen Jadi Pengantar Trofi Piala Dunia 2014

Carles Puyol dan model seksi asal Brazil Gisele Bundchen ditunjuk FIFA sebagai pengantar trofi Piala Dunia 2014. Keduanya akan memperoleh kehormatan untuk menjadi orang pertama yang menyuguhkan trofi tersebut ke penonton di Stadion Maracana pada Senin, 14 Juli 2014 mendatang.

Carles Puyol adalah salah satu tokoh utama keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010. Sementara itu model Gisele Bundchen dipilih sebagai wakil Brazil. Keduanya akan menampilkan trofi Piala Dunia tersebut sebelum duel antara Jerman kontra Argentina digelar.

Empat tahun lalu, hal yang sama dilakukan Fabio Cannavaro di Afrika Selatan. Kapten Italia yang memenangi Piala Dunia 2006 itu diberi kesempatan sebagai orang pertama yang menampilkan trofi Piala Dunia ke penonton. Kala itu suasana meriah menyambut hadirnya trofi yang diimpi-impikan seluruh pesepakbola di dunia.

Kali ini pun, FIFA menjamin kejadian serupa akan berlangsung di Maracana. Meskipun Brazil sebagai tuan rumah sudah terlebih dahulu gugur, ada Argentina yang didukung suporter fanatiknya untuk menguasai Maracana. Sementara itu Jerman yang mewakili sepakbola Eropa juga tidak akan mau kalah begitu saja.

Seseru apa kalah Carles Puyol dan Gisele Bundchen menampilkan trofi yang akan diperebutkan Argentina dan Jerman ini? Jangan lewatkan aksi mereka pada Senin mendatang.

Pogba, Varane & Memphis Depay Kandidat Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2014

Paul Pogba dan Raphael Varane (Prancis) serta Memphis Depay (Belanda) menjadi kandidat pemain muda terbaik Piala Dunia 2014. Ketiganya dipilih oleh Technical Study Group (TSG) FIFA sebagai calon utama pemain paling mengejutkan sepanjang turnamen ini berlangsung.

Penghargaan Pemain Muda Terbaik sudah diberikan oleh FIFA sejak edisi 2006. Sejak saat itu dua nama dari Jerman mendapatkannya, yaitu Lukas Podolski dan Thomas Mueller. Namun, tahun ini tidak ada lagi seseorang dari tim panser yang akan memboyong gelar prestisius ini.

Nominator pertama Paul Pogba sudah bukan orang baru lagi bagi penggemar sepakbola. Pemain Juventus ini sudah harum namanya sejak awal. Ia menjadi tokoh penting bagi Prancis di Piala Dunia U-20 tahun lalu dan menyandang gelar pemain terbaik turnamen tersebut.

Sepanjang penampilan di Brazil, Pogba sangat mengilap. Sebuah gol dipersembahkan untuk Prancis saat membekap Nigeria 2-0 di babak 16 besar. Dengan usia baru 21 tahun ia sudah menjadi kunci pasukan Didier Deschamps.

Rekan satu tim Pogba, Raphael Varane, juga tidak mau kalah. Bek tangguh Real Madrid ini membuktikan kekokohannya di lini belakang dengan hanya kebobolan tiga gol. Memiliki umpan akurat, liat dalam mengolah bola, cepat, dan agresif, Varane punya segalanya untuk menjadi salah satu bek kelas dunia.

Berikutnya ada Memphis Depay yang menjadi aktor penting Belanda saat membungkus Australia 3-2. Sejak saat itu ia berperan sentral dalam tim Louis Van Gaal. Depay yang lincah, tidak serakah, dan tajam di depan gawang lawan mengukir jalan untuk menjadi bintang di Piala Dunia 2014.

Lionel Messi Bukanlah Pemain Terbaik Dunia, Kata Jose Mourinho

Lionel Messi bukanlah pemain terbaik dunia sepanjang masa. Demikian yang disampaikan Jose Mourinho menjelang final Piala Dunia 2014 antara Argentina kontra Jerman. Namun, The Special One juga menyatakan La Pulga tidak butuh Piala Dunia karena ia sudah menjadi pemain fantastis.

Andai Argentina menjuarai Piala Dunia 2014, banyak yang menyatakan inilah bukti bahwa Lionel Messi merupakan pesepakbola terhebat yang pernah terlahir di planet bumi. Namun, Jose Mourinho menolak anggapan tersebut.

Berbicara dalam kapasitas sebagai duta sepakbola dunia Yahoo, pelatih Chelsea ini menyatakan, “Saya pikir Messi adalah pemain fantastis. Dia tidak butuh memenangi Piala Dunia untuk disebut sebagai pemain fantastis.”

“Dia juga tidak butuh Piala Dunia untuk sekadar diakui sebagai pemain bersejarah dalam dekade ini. Namun, bagi saya, dia bukanlah pemain terbaik sepanjang masa.”

Jose Mourinho juga mengeluarkan tebakannya tentang siapa peraih Golden Ball dan Golden Glove. Menurut mantan juru taktik Real Madrid, “Arjen Robben adalah pemain terbaik di Piala Dunia ini. Sejak hari pertama hingga laga terakhir ia adalah pemain yang tampil dalam level tinggi, tidak pernah naik turun, performanya selalu meningkat.”

“Tentang kiper terbaik, andai Neuer solid dan tampil apik di final seperti yang diperagakan hingga saat ini, maka dialah orangnya.”

Mou tidak lupa menyebutkan bahwa Paul Pogba adalah pemain muda terbaik di Piala Dunia Brazil. Meskipun Prancis harus kandas di babakdelapan besar, Pogba sudah cukup membuktikan dirinya adalah pemain besar.

Angel Di Maria Tinggalkan Real Madrid, Gabung ke Manchester United!

Angel Di Maria meninggalkan Real Madrid untuk bergabung ke Manchester United. Setidaknya demikian yang disampaikan oleh Diego Bustos, reporter CNN melalui akun twitternya. Ini jelas mengejutkan karena sebelumnya Di Maria diduga hanya akan bergerak ke PSG.

Real Madrid memang sedang berencana mendapatkan James Rodriguez dari AS Monaco. Dan tidak ada jalan yang lebih baik kecuali menjual pemain untuk mendapatkan uang cash demi rencana tersebut.

Salah satu pemain yang diprediksi akan keluar dari Santiago Bernabeu adalah Angel Di Maria. Sudah sejak lama ia mengaku tidak nyaman bersama Real Madrid. Beberapa waktu lalu ia juga seperti mengungkapkan pernyataan perang dengan menyatakan Lionel Mesis adalah sang nomor satu di dunia, bukan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo.

Dengan sikapnya ini, Di Maria seperti membuka jalannya sendiri meninggalkan Los Blancos. Namun, ketika semua mata mengira ia akan bergerak ke PSG, reporter Diego Bustos justru mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Secara berani ia mengklaim telah ada kesepakatan antara Di Maria dengan Manchester United.

Ia menyebutkan bahwa sayap Argentina ini akan mendapatkan gaji sebesar 150.000 poundsterling dalam sepekan jika bergabung dengan kubu Old Trafford. Pernyatan Bustos ini sedikit ambigu, karena ia tidak mencantumkan rujukan apa pun. Ia juga tidak menyebut berapa harga Di Maria yang harus ditebus MU.

Nah, apakah bocoran Diego Bustos ini akan menjadi nyata? Atau ini hanya sebuah keriuhan dalam bursa transfer?

Steven Gerrard Sebut Luis Suarez Sebagai Legenda Liverpool

Untuk kedua kalinya, Steven Gerrard harus kehilangan seorang partner ideal dalam diri Luis Suarez setelah sebelumnya ada nama Fernando Torres. Namun kali ini Gerrard berani memberikan pujian tinggi bagi Suarez dan bahkan label ‘Legenda Liverpool’ disematkan Gerrard pada Suarez.

Tak salah rasanya Gerrard berkata seperti itu. Sejak datang ke Anfield, Suarez memang sering memberikan perbedaan besar bagi Liverpool. Terutama musim lalu dimana Suarez nyaris membantu tim meraih trofi Premier League pertama sebelum ditelikung Manchester City di pekan-pekan terakhir.

Musim lalu Suarez keluar dengan berbagai prestasi hebat. Ia meraih gelar top skor dengan 31 gol, mencetak assists paling banyak yakni 12 kali, dan beberapa catatan impresif lain seperti yang tertera di gambar di bawah ini:

Suarez-LFC

Bahkan, aksi-aksinya musim lalu juga diakui secara nyata oleh insan sepakbola di Premier League. Suarez pun terpilih sebagai PFA Player of the Year atau Pemain Terbaik Liga Inggris musim lalu.

Gerrard yang sebenarnya berharap Suarez mau tinggal di Liverpool kemudian melabeli rekannya tersebut sebagai sang legenda. Pernyataan itu diungkapkan Gerrard melalui akun Instagramnya.

“Di hari yang emosional bagi saya ini, saya ingin berkata bahwa saya merasa senang pernah bermain bersama pemain bertalenta hebat seperti Luis. Saya mengucapkan terima kasih padanya atas kontribusinya di lapangan terhadap Liverpool. Saya berharap yang terbaik bagi Luis dan keluarganya dalam petualangan baru di Spanyol. #lfclegend,” kata Gerrard.

Neuer, Navas & Sergio Romero: Kandidat Kiper Terbaik Peraih Golden Glove

Manuel Neuer (Jerman), Keylor Navas (Kosta Rika), dan Sergio Romero (Argentina) terpilih sebagai kandidat utama peraih Golden Glove (Sarung Tangan Emas) Piala Dunia 2014. Mereka mematahkan jalan para pesaing seperti Guillermo Ochoa (Meksiko) dan Tim Howard (Amerika Serikat).

Khusus Neuer dan Romero, persaingan antara keduanya terbuka lebar di ajang final Piala Dunia 2014 pada Senin, 14 Juli mendatang. Masing-masing akan berada di bawah mistar untuk membuktikan siapa yang lebih tangguh. Kebetulan keduanya pula yang memimpin dalam daftar kiper andal yang dimiliki Technical Study Group (TSG) FIFA.

Dari ketiga nama di atas, Keylor Navas memang yang paling sedikit pencapaiannya. Namun, ia hadir untuk mengangkat Kosta Rika untuk pertama kalinya masuk ke perempat final. Kiper yang musim lalu bermain untuk Levante sudah tiga kali meraih MVP. Navas total sudah melakukan 21 penyelamatan dalam lima kali penampilan Los Ticos.

Di antara ketiganya pula, Manuel Neuer adalah yang paling unik. Kiper Bayern Munchen ini sudah 25 kali melakukan penyelamatan. Ia juga sukses menjalani tiga clean sheet. Tidak kalah penting, Neuer memainkan gaya kiper modern yang membuatnya bisa berperan sebagai libero.

Terakhir ada nama Sergio Romero. Kiper Argentina ini membalikkan semua ramalan. Banyak yang berkata Albiceleste memiliki pertahanan paling mengerikan. Namun penjaga gawang cadangan di Monaco justru membuat timnya hanya kebobolan tiga kali. Ia menjalani empat clean sheet dan melakukan 15 penyelamatan. Aksi paling heroiknya tentu saat membendung penalti Ron Vlaar dan Wesley Sneijder.

Nah, siapa di antara mereka yang akan menjadi peraih Sarung Tangan Emas alias Golden Glove?