Category Archives: Seputar Indonesia

Candi Bawah Laut Pemuteran Bukan Misteri

foto candi bawah air yang disebut berada di Selat Bali 300x153 Candi Bawah Laut Pemuteran Bukan MisteriKeberadaan bentuk bangunan menyerupai candi, namun sebenarnya taman pura di dasar laut kawasan Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, wilayah utara Bali, ternyata bukan misteri.

Taman pura bawah laut atau “underwater temple garden” Pemuteran yang sempat menghebohkan dunia itu, merupakan areal penyelaman tambahan ketiga di kawasan Tangkad Jaran, Pemuteran, yang selama ini juga sudah dikenal sebagai salah satu objek wisata di Bali.

“Itu kami bangun sejak tahun 2005 pasca-krisis menyusul terjadinya bom Bali kedua, dengan bantuan dana dari AusAid,” kata Chris Brown, Koordinator Reef Garderner Pemuteran, kepada penulis seusai menemani penyelaman di kawasan tersebut.

Obyek penyelaman yang sempat dihebohkan sebagai candi misterius, termasuk mengundang perhatian Dirjen Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwanda itu, berada di kedalaman 15 – 28 meter pada areal dasar laut seluas 2.500 meter persegi.

Di dalam areal taman laut itu kondisinya tertata apik, dengan candi bentar atau model gerbang khas Bali berukuran tinggi empat meter dan sepuluh patung batu ukuran besar.

Menurut Chris Brown, struktur candi bentar ditenggelamkan tahun 2005 setelah Pemuteran mendapat penghargaan ASEANTA sebagai kawasan wisata konservasi lingkungan.

Di tahun 2006, sejumlah patung batu ditenggelamkan sebagai pelengkap taman pura bawah air tersebut. “Terumbu karang mampu tumbuh subur di media batu beton dan cadas, seperti yang anda lihat,” ucapnya.

Menurut Chris Brown yang juga pemilik ReefSeen Dive Centre, Teluk Pemuteran secara alamiah memiliki sejumlah tempat penyelaman. Namun perubahan iklim dan ketidakpahaman masyarakat nelayan untuk memelihara sumber daya itu, mengakibatkan terumbu karang di kawasan Pemuteran hancur.

Setelah program rehabilitasi dan konservasi pesisir menggunakan system “biorock” berhasil, masyarakat dan pelaku industri wisata di Pemuteran membangun sejumlah tempat penyelaman baru sebagai pelengkap objek yang telah ada.

Selain memperkaya produk wisata, penambahan objek tersebut juga digunakan sebagai tempat berlatih dalam upaya meningkatkan keahlian dan kinerja kelompok tukang kebun laut (reef garderner) yang berjumlah 20 orang di Pemuteran.

Tukang kebun laut itu, menurut Chris Brown, bertugas memelihara keberadaan struktur “biorock” di Pemuteran. Mereka juga dibantu oleh staf dari masing- masing usaha wisata di sekitar Pemuteran.

Objek tambahan  tersebut, jelasnya, berupa tempat penyelaman yang dibangun berdasarkan rancangan masyarakat Pemuteran. Objek diletakkan di sepanjang kawasan penyelaman Tangkad Jaran, khususnya pada areal- areal yang mengalami kerusakan terumbu karang.

Pembangunan objek penyelaman baru dimulai tahun 2005 yang mendapat dukungan dana dari AusAID sebesar 23.035 dolar Australia atau saat itu setara sekitar Rp155,87 juta.

Lokasi pertama bernama Canyon Wreck, di kedalaman 28 meter, berupa bangkai kapal bugis berukuran 30 meter. Site kedua di kedalam 25- 14 meter bernama Ships Graveyard (kuburan kapal).

Di lokasi itu ditenggelamkan kapal bugis berukuran 24 meter dan sembilan perahu tradisional lainnya. Di lokasi penyelaman Ships Graveyard juga telah berfungsi dua struktur biowrecks.

Satu struktur berupa sebuah bangkai kapal madura berukuran sembilan meter. Satunya lagi merupakan struktur besi stenlis berukuran 12 kali tiga meter berbentuk kapal boat.

Bio wreck tersebut berada di kedalaman 7-10 meter dan jika biorock menggunakan tenaga listrik untuk pembentukan karangnya, bio wreck sudah memanfaatkan listrik tenaga matahari (solar panel). “Kami juga akan mengalihkan sistem biorock dari listrik PLN ke solar panel,”? imbuh Christ Brown.

Keragaman Obyek

Teluk Pemuteran terletak di pesisir utara Bali dan berjarak sekitar 115 kilometer dari kota Denpasar melalui Bedugul, sedangkan dari Gilimanuk, wilayah ujung barat Bali, sekitar 40 kilometer. Jarak tempuh dari Denpasar melalui Jembrana lebih jauh sekitar 30 kilometer dibandingkan lewat Bedugul.

Teluk yang sejak tahun 1999 ditetapkan sebagai kawasan lindung (Marine Protected Area/MPA) itu, sejak lama populer oleh keberadaan Pura Pulaki, yang juga menarik perhatian banyak wisatawan, terutama yang berkunjung ke wilayah utara Bali.

Bagi wisatawan mancanegara, Pemuteran identik dengan biorock, yaitu struktur besi yang dialiri tenaga listrik dan ditenggelamkan ke dasar laut sebagai rumpon atau tempat tumbuhnya terumbu karang.

Jika terumbu karang tumbuh subur, ikan-ikan pun akan dapat berkembangbiak dengan baik, sehingga mendukung salah satu program pelestarian lingkungan, selain menunjang kepariwisataan.

Struktur biorock pertama ditenggelamkan Oktober 2000 usai penyelenggaraan Konas di Bali atas kerja sama dua ahli terumbu karang Tom G dan almarhum Wolf Gilbert dengan Gahawisri (Gabungan Pengusaha Wisata Republik Indonesia) Bali.

Hal itu kemudian berlanjut sebagai program pemberdyaan masyarakat pesisir yang dimotori oleh AA Prana, Chris Brown dan didukung masyarakat adat setempat.

Dalam perjalanan waktu, jelas AA Prana, Pemuteran tak hanya cukup melakukan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program biorock. Pemuteran perlu pemulihan ekosistem laut yang lebih intens.

Pasalnya, wisatawan yang berlibur di Pemuteran tidak hanya kalangan spiritualis dengan tujuan utama Pura Pulaki dan program penyembuhan (healing) di sejumlah pura sekitarnya.

Kalangan akademisi, peneliti ekosistem laut serta penyelam dari kelas snorkel, pemula sampai yang ahli (advance), juga berbondong-bondong ke kawasan Teluk Pemuteran.

Oleh karenanya, Pemuteran sebagai destinasi perlu diperkaya dengan produk-produk wisata tambahan. Baik di laut maupun di darat.

Dengan demikian kehadiran industri pariwisata mampu memberikan nilai tambah lebih bagi masyarakat nelayan, ungkap Chris menutup pembicaraan. [kompas]

Abu Bakar Ba’asyir Akan Imami Ariel Salat Tarawih

ABB cov1 Abu Bakar Baasyir Akan Imami Ariel Salat TarawihAbu Bakar Ba’asyir ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri. Sejumlah kegiatan keagamaan akan dilakukan oleh Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) yang menjadi tersangka teroris ini selama Ramadan. Termasuk menjadi imam Salat Tarawih bagi penghuni rutan lainnya.

“Beliau tentunya salat tarawih berjamaah. Nah, pasti Ariel Peterpan ikut dong. Masa yang lain berjamaah, dia tidak,” ujar pengacara Ba’asyir, Mahendradatta kepada detikcom, Selasa (10/8/2010) malam.

Menurut Mahendra, Ba’asyir ditempatkan di ruang isolasi. Namun karena pertimbangan kemanusiaan, polisi mengizinkan Ba’asyir beribadah di musala Rutan Bareskrim saat waktu salat tiba.

“Beliau kan ingin selalu berjamaah,” terang Mahendra.

Menurut Mahendra, Ba’asyir akan tetap menjalankan ibadah puasa. Namun dia minta dikirimi makanan khusus untuk berbuka dan sahur karena gangguan asam lambung yang dideritanya.

“Beliau minta dikirim bubur dan telur putih rebus,” jelas Mahendra. [detik]

Abu Bakar Ba’asyir Santai Dijerat Pasal Hukuman Mati

ABB cov Abu Bakar Baasyir Santai Dijerat Pasal Hukuman MatiPolri menetapkan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba’asyir sebagai tersangka. Ba’asyir dijerat dengan pasal hukuman mati. Menanggapi hal ini Ba’asyir santai-santai saja.

“Beliau menerima saja. Santai saja,” ujar pengacara Ba’asyir, Mahendradatta kepada detikcom, Selasa (10/8/2010) malam.

Mahendra menjelaskan, percuma Ba’asyir melawan atau membela diri, karena semua sudah dirancang sebagian oknum Polri. Hal ini pernah disampaikan Ba’asyir saat diperiksa penyidik Mabes Polri

“Saya mau bicara apapun, pasti dijebloskan, silakan saja bapak-bapak ini tentukan nasib saya di dunia,” ujar Mahendra menirukan ucapan Ba’asyir.

Menurut Mahendra, bukan pertama kali ini Ba’asyir dituntut dengan pasal-pasal yang bombastis. Berulang kali pula pria berjenggot putih ini dituduh melakukan teror-teror yang mengerikan lewat serangkaian aksi bom di Tanah Air. Kali ini, saat Ba’asyir dituduh terlibat latihan militer di Aceh, hal ini pun tidak mengherankan lagi bagi Mahendra.

“Memang ada sekelompok kecil oknum di tubuh Polri yang tidak senang waktu beliau dibebaskan,” tuding Mahendra.

Tim Pembela Muslim (TPM) pun akan berusaha membela Ba’asyir sekuat tenaga. Namun di bulan Ramadan ini, Ba’asyir meminta agar tidak terlalu banyak berbantah-bantahan. Pihak TPM pun menyanggupi permintaan ini.

“Kita gerak lagi setelah Ramadan. Santai saja, ini tidak perlu terlalu serius,” terang Mahendra.

Sebelumnya Mabes Polri telah resmi menetapkan Ba’asyir sebagai tersangka sejak ditangkap, Senin (9/8). Ba’asyir dijerat pasal 14 jo pasal 7, 9, 11 dan atau pasal 11 dan atau pasal 15 jo pasal 7, 9, 11 dan atau pasal 13 huruf a, huruf b, huruf c UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. [detik]

Temui Habib Rizieq, Fahira ‘Dikawal’ 10 Perempuan Berkerudung

Fahira idris dalam2 Temui Habib Rizieq, Fahira Dikawal 10 Perempuan BerkerudungFahira Idris, perempuan yang hendak mengajak FPI untuk dialog tentang Islam yang damai telah tiba di Sekretariat FPI. Fahira ‘dikawal’ 10 perempuan berkerudung, termasuk Uni Z Lubis, Pemred ANTV.

Fahira tiba di markas FPI, Jl Petamburan III, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.10 WIB, Senin (9/8/2010). Putri mantan menteri perindustrian Fahmi Idris ini memakai kerudung putih dan baju merah. Ia ditemani oleh 10 orang perempuan yang semuanya memakai kerudung.

Saat tiba, Fahira langsung disambut sekitar 5 anggota FPI. Ia dipersilakan masuk dalam aula FPI.

Setelah menunggu 20 menit, Ketua FPI Habib Rizieq pun muncul. Habib didampingi 7 orang anggotanya dengan memakai sorban dan jubah putih. Ketika masuk aula, Habib langsung menyapa Fahira dan rombongannya.

Saat ini, perbincangan antara Fahira dan Habib Rizieq masih berlangsung.

Nama Fahira tenar setelah di akun twitternya menyatakan jika ia ingin bertemu langsung dengan FPI, untuk berdialog tentang Islam yang damai. [detik]

Polisi Temukan Bukti Hubungan Ba’asyir dengan Teroris Aceh & Bandung

Baasyir4 Polisi Temukan Bukti Hubungan Baasyir dengan Teroris Aceh & BandungPolisi menemukan benang merah antara pelatihan militer di Aceh dan penemuan laboratorium bom di Bandung, Jawa Barat. Pelatihan militer di Aceh & laboratorium Bandung merupakan rangkaian organisir yang berujung pada Abu Bakar Ba’asyir.

“Rangkaian keterangan, dicoba direkonstruksi, dikroscek, dan diperoleh kesimpulan bahwa salah satu di antara orang yang dicari adalah Ustad Abu Bakar Ba’asyir,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2010).

Edward mengatakan, pelatihan militer Aceh dan laboratorium Bandung merupakan perencanaan yang teroganisir dengan baik.

Ba’ayir sendiri ditangkap di Banjar bersama 5 orang pengawalnya. Kelima pengawal Ba’asyir ikut diamankan karena berusaha menghalangi penangkapan Ba’asyir. [detik]

Polisi Buka Bukti Keterlibatan Ba’asyir di Pengadilan

Baasyir3 Polisi Buka Bukti Keterlibatan Baasyir di PengadilanPolisi tidak bersedia membuka bukti-bukti keterlibatan Abu Bakar Ba’asyir dengan kegiatan terorisme di Aceh. Bukti-bukti itu akan terang benderang di pengadilan.

“Kita punya bukti yang cukup dan sudah merekonstruksi untuk meyakinkan sejauh mana peran Ustadz Abubakar dalam kegiatan teroris,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang.

Hal itu disampaikan Edward dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2010) pukul 13.30 WIB.

Edward juga mengatakan, bukti-bukti itu juga masih disimpan oleh penyidik. Pihaknya belum menerima apa saja bukti-bukti yang meyakinkan keterlibatan Ba’asyir tersebut.

“Tentu kita akan periksa lebih lanjut untuk menentukan sejauh mana keterlibatan beliau,” kata Edward.

Ba’asyir ditangkap Densus 88 di daerah Banjar, Ciamis, Jabar, saat hendak menuju Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 08.00 WIB. Ba’asyir yang tampak santai telah tiba di Bareskrim, Mabes Polri. [detik]

Teroris Bandung Tak Incar Presiden SBY

sby dalem Teroris Bandung Tak Incar Presiden SBYMabes Polri menegaskan kelompok teroris yang tertangkap di Bandung tidak mengincar Presiden SBY. Teroris di Bandung sedang mempersiapkan bom untuk meledakkan Mabes Polri, hotel dan kedutaan asing di Jakarta.

“Kami tidak menemukan data pendukung bahwa sasarannya Pak Presiden. Sebenarnya ada tiga titik tapi tidak fokus untuk mengincar Presiden, tapi karena ingin menjamin keamanan Presiden maka dilakukan pengamanan yang ekstra ketat,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojaya, Jakarta, Senin (9/8/2010).

Edward menyampaikan, teroris yang ditangkap di Bandung, khususnya yang dtiangkap di Cibiru bertugas membuat bom. Bom tersebut rencananya akan digunakan untuk meledakkan kantor Brimob Jawa Barat, bukan Presiden SBY.

“Hasil penyidikan terakhir, mereka sedang merencanakan untuk melakukan ledakan atau aksi bom menyerang kantor Mabes Polri, markas Brimob Polda Jabar, Beberapa hotel, dan beberapa kantor kedutaan negara asing di Jakarta,” ujar Edward.

Edward menyampaikan, pihaknya menemukan gulungan kertas bergambar peta rencana serangan bom. Hal inilah yang memperkuat bukti bahwa Presiden SBY bukan sasaran teroris.

“Dalam gambar tersebut jelas sekali rencana pemboman ke markas Brimob Jabar, ada juga beberapa mobil yang akan digunakan, termasuk yang ke Mabes Polri,” terang Edward. [detik]

Polri: Ba’asyir Restui dan Danai Teroris di Aceh

Baasyir2 Polri: Baasyir Restui dan Danai Teroris di AcehMabes Polri mengaku memiliki bukti keterlibatan Abu Bakar Ba’asyir dalam serangkaian kegiatan terorisme di Aceh dan Cibiru, Bandung. Pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki itu diduga merestui dan mendanai kegiatan terorisme di Aceh.

“Beliau mengetahui semua kegiatan pelatihan dan rencana di Aceh, secara rutin mendapat laporan dari pengelola lapangan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang.

Hal itu disampaikan Edward dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2010) pukul 13.30 WIB.

Edward mengatakan, keyakinan polisi atas keterlibatan Ba’asyir itu diperoleh dari saksi-saksi yang telah diperiksa. “Berbagai bukti telah meyakinkan,” katanya.

Edward mengatakan, Ba’asyir juga diduga telah menunjuk para pemimpin pelatihan militer di Aceh. Termasuk menunjuk pengelola latihan militer dan penanggung jawab kegiatan terorisme itu. [detik]

Menko Polhukam Yakin Polisi Punya Bukti Ba’asyir Terkait Terorisme

Baasyir1 Menko Polhukam Yakin Polisi Punya Bukti Baasyir Terkait TerorismeMenko Polhukam Djoko Suyanto yakin Polri tidak sembarang main tangkap pada Abu Bakar Ba’asyir (ABB). Polri tentu punya bukti kuat bahwa Ba’asyir terindikasi kasus terorisme.

“Polisi tentu saja sudah memiliki bukti yang sangat kuat terkait jaringan terorisme itu, sehingga akhirnya Ustad ABB ditangkap,” kata Djoko saat dihubungi wartawan, Senin (9/8/2010).

Dia berharap masyarakat tidak berspekulasi terkait penangkapan itu. Ada baiknya menunggu saja proses hukum yang berjalan.

“Yang pasti akan dilakukan dengan baik,” ujar Djoko.

Sementara itu menurut Kapolres Banjar AKPB Tedi Hermansyah, Ba’asyir ditangkap di Jl Siliwangi, Banjar, pada pukul 08.00 WIB. Saat itu Ba’asyir tengah dalam perjalanan menuju Solo, Jawa Tengah.

“Kejadian begitu cepat, saya tidak tahu berapa yang ditangkap, karena begitu cepat, anggota kita hanya dimintai bantuan,” tutup Tedi saat dihubungi melalui telepon. [detik]