alsyariah.com pasang iklan

Aktivis ICW Diserang, Toriq Takut Jadi Tersangka

Toriq (25), pengemudi Toyota Avanza yang disebut menjadi saksi kunci kasus penganiayaan aktivis ICW Tama S Langkun, muncul ke publik. Dia mengaku khawatir dan takut dijadikan tersangka.

“Padahal saya niatnya mau menolong. Kenapa jadi begini, seolah-olah saya terlibat,” kata Toriq saat ditemui detikcom di tempat kerjanya di kawasan Duren Tiga, Jaksel, Senin (12/7/2010).

Anak pertama dari tiga bersaudara yang mengaku tinggal di kompleks Perbakin, Lenteng Agung, Jaksel, ini menjelaskan saat peristiwa terjadi (Kamis 8 Juli sekitar pukul 03.30 WIB) dia memang berniat menolong.

“Saya hanya berniat membantu, tidak mengharapkan penghargaan. Saat itu saya melihat ada seseorang sedang dianiaya, nah begitu saya melihat ada samurai, saya tidak bisa diam saja dong. Mau ada pembunuhan saya tidak bisa diam saja,” ujar pemuda lajang ini.

Toriq menjelaskan, salah satu motor pelaku sempat dia tabrak hingga jatuh. Namun tidak dia lindas karena dia belum mengetahui duduk perkara apa yang terjadi.

“Saya tidak tahu kasusnya apa. Jadi hanya saya cegah saja, saya juga sempat kejar sampai ke dekat Hotel Kaisar, sebelum kemudian saya berbalik arah kembali dan menolong korban,” terangnya.

Nah, saat turun dari mobil dan menawarkan bantuan itu, dia menghampiri Tama sambil membawa dongkrak. Mungkin, lanjut Toriq, karena itu Tama menyangka dia hendak memukulnya.

“Tama bilang ampun-ampun, tapi saya bilang saya mau menolong dia. Karena dia tidak mau akhirnya dia naik taksi, saat itu sudah ada petugas security dari salah satu rumah di dekat lokasi ikut membantu. Saat mereka pergi saya menjaga motor, hingga kemudian datang satpam RS Asri,” tutupnya. [detikcom]

Tags: 

Komentar via Facebook:

Tuliskan komentar. Mohon berkomentar dengan bahasa yang baik.

Email anda kami rahasiakan. Required fields are marked *

*
*


2 × 5 =

noafgan.com