Menyeramkan! Lemari Kaca Ini Tiba-Tiba Terbuka dan Pecah Sendiri


Video rekaman CCTV dibawah ini adalah saat-saat dimana pintu lemari kaca terbuka dengan sendirinya di ruang yang kosong – sebelum pecah berantakan menjadi potongan-potongan. Peristiwa ini terjadi di Barnsley Auction Centre di Yorkshire Selatan.

Seorang pegawai di sana awalnya berpikir ada penyusup yang telah menghancurkan lemari setelah ia menemukan pecahan kaca diseluruh lantai.

Tapi ia menjadi ketakutan setelah ia memeriksa CCTV dari ruangan tersebut, yang menunjukkan tidak ada apapun yang mendekati lemari tersebut ketika tiba-tiba hancur.

Rekaman ini menunjukkan furniture yang menunggu penjualan berdiri di sekitar ruangan, dengan tidak obyek ataupun orang yang terlihat mendekatinya. Kemudian tiba-tiba, pintu lemari kaca tersebut terbuka lebar sebelum hancur ke lantai.

Pegawai tersebut lalu melaporkan kepada kepada pemilik bisnis Danny Parker, 42, apa yang telah terjadi.

Mr Parker mengatakan kepada dailymail, “Ini semua benar-benar menakutkan. Pegawai saya telah keluar selama 10 menit dan mengunci gedung karena tak seorang pun berada di sana. “Ketika ia kembali ia menginjak pecahan kaca dan tidak tahu apa yang telah terjadi.”

Mr Parker menambahkan: “Dia pergi mengelilingi gedung berusaha untuk menemukan seseorang tapi tidak bisa menemukan siapa pun. Setelah melihat frame demi frame CCTV saya melihat kaca pecah. Ini benar-benar menakutkan. ”

Dalam upaya untuk mendapatkan apa yang sebenarnya telah terjadi, Mr Parker memeriksa semua kamera CCTV yang ada pada bangunan yang berjumlah 16, tetapi tetap tak menemukan petunjuk apapun.

Pemilik bisnis yang juga pakar barang antik itu mengatakan: “Saya sudah bertanya kepada beberapa penyewa gedung sebelah dan mereka mengatakan bahwa bangunan ini memang berhantu – bahkan sebelum kami tiba disini.

“Saya tak pernah percaya pada hantu sebelum ini, tapi kali ini benar-benar membuat saya ketakutan”.

Misteri Tengkorak-Tengkorak Misterius


Selama berabad-abad, para arkeolog telah menemukan tengkorak dan artefak aneh yang tidak dapat dengan mudah dijelaskan. Dari koin emas yang tertanam dalam batubara sampai alat-alat yang rumit seperti Mekanisme Antikythera. Hal yang sama berlaku untuk tengkorak manusia yang banyak ditemukan, yang menantang persepsi evolusi manusia.

Penemuan arkeologi lumayan baru dari tulang manusia miniatur di Pulau Flores Indonesia telah mengarah pada kesimpulan baru, (masih menjadi perdebatan), yaitu spesies manusia – Homo floresiensis. Di selatan Amerika, ilmuwan telah mengungkapkan banyak tulang dan tengkorak aneh yang memanjang dan di Amerika Utara sebuah yayasan kecil telah dibentuk untuk mempelajari Tengkorak Starchild yang misterius. Karena ini adalah topik yang kontroversial dan menarik, maka seperti topik topik kontroversial dan menarik lainnya, tentu saja banyak mengundang perdebatan.

Dibawah ini merupakan pengantar untuk beberapa artefak tulang tengkorak aneh dan yang telah ditemukan serta beberapa perdebatan seputar keaslian mereka, seperti yang dikutip dari Alam Mengembang jadi Guru.

 

Tengkorak Vampire Andover

Ada beberapa laporan tengkorak vampir yang telah digali dan yang paling baru adalah di Venice, Italia. Selama kuartal pertama 2009 sebuah tim arkeolog menggali sebuah lubang kuburan massal di Pulau Lazzaretto Nuovo. Ketika mereka menggali sebuah tengkorak wanita dengan sebuah lempengan batu terlihat dipaksa masuk ke dalam mulutnya. Ini adalah pemakaman khas untuk orang orang yang dicurigai sebagai vampir karena perlakuan seperti ini tujuannya untuk mencegah makhluk ini bangkit dari kematian. Tengkorak dan tulang terkait sesuai dengan fisiologi manusia normal dan tidak menampilkan karakteristik fisik yang terkait dengan persepsi modern vampir. Jadi mungkin tengkorak ini dulunya adalah korban fitnah. Namun, cerita yang lebih menarik adalah penemuan tengkoral Andover. Informasi ini samar tapi dasar dari cerita ini adalah bahwa pada suatu waktu selama tahun 1950-an pasangan yang baru menikah, Mr F dan Ny B Morris, pindah ke Andover Massachusetts di Amerika Serikat.

Mereka kecewa menemukan rumah yang mereka beli belum sepenuhnya dikosongkan dan lotengnya tetap penuh dengan bertumpuk tumpuk buku, perabotan rusak dan barang-barang lainnya. Satu tahun kemudian Nyonya Morris akhirnya memutuskan untuk mengosongkan loteng dan, saat itulah dia menemukan sebuah kotak kayu berat yang tertutup dan telah dipaku. Malam itu suaminya membuka kotak itu dengan pengungkit dan mereka menemukan sebuah tengkorak besar yang sangat aneh. Tengkorak ini memiliki lubang mata yang luar biasa besar dan beberapa potong tulang tempurung kepala patah. Ada ukiran yang aneh di bagian depan kiri tengkorak tapi bagian paling menarik dari penemuan ini adalah gigi taring nya yang aneh memanjang. Secara keseluruhan tengkorak itu lebih besar daripada tengkorak manusia pada umumnya dan memiliki kubah dahi yang khas. Mr Morris terpaku melihat tengkorak aneh itu dan kemudian menyimpannya di ruang kerjanya, tempat ia menunjukkan kepada teman-temannya dan orang orang yang penasaran ingin melihat lainnya. Setelah beberapa bulan, Ny Morris menjadi tertekan dengan keberadaan tengkorak aneh itu dan bersikeras bahwa tengkorak itu harus dikubur kembali karena dia yakin bahwa tengkorak itu adalah tengkorak setan atau setidaknya tengkorak seorang dukun indian yang sangat sakti. Namun ada tuduhan yang mengatakan bahwa, tengkorak aneh itu dicuri dari sebuah Museum Arkeologi khusus dalam bidang sejarah Amerika yang berada di dekatnya.

 

Tengkorak Starchild

Tengkorak “Starchild” mungkin adalah penemuan yang paling kontroversial karena publisikasinya yang luas. Singkatnya, tengkorak asli, yang diperkirakan berumur 900 tahun, ditemukan oleh seorang gadis remaja Amerika dekat distrik Copper Canyon, Sierra Tarahumara di barat daya negara bagian Chihuahua, Meksiko. Setelah kematiannya pada tahun 1990 tengkorak ini menjadi milik penduduk El Paso, Ray dan Melanie muda pada tahun 1998. Mereka mencari nasihat dari Mr Lloyd Pye yang sering digambarkan sebagai seorang peneliti alternatif. Tak lama kemudian ia mendirikan Proyek Starchild untuk lebih memahami tengkorak ini. Tidak ada keraguan bahwa tengkorak tersebut adalah nyata. Tulangnya lebih tipis dari tengkorak pada umumnya dan meskipun tampaknya tengkorak ini adalah seorang anak berusia empat tahun atau lima tahun, namun kapasitas tengkoraknya 1600cc atau 200cc lebih besar dari tengkorak manusia dewasa pada umumnya. Tes DNA telah mengungkapkan bahwa ia memiliki baik kromosom X maupun kromosom Y manusia yang menunjukkan bahwa ia adalah manusia. Namun, para pendukung teori-teori alternatif menunjukkan bahwa tengkorak starchild ini adalah anak hasil hibrida antara manusia dengan alien. Menurut Proyek Starchild mereka membantah bahwa DNA dari kedua orang tuanya dengan mudah diidentifikasi dan mereka juga menunjukkan bahwa DNA ayah adalah sesuatu yang lain daripada biasanya.

Ada dua kelompok dengan pendapat yang berbeda mengenai Starchild. Satu kelompok melihatnya sebagai bukti dari berbagai teori mulai dari hibrida alien-manusia atau bukti dari evolusi alternatif. Kelompok lain percaya bahwa tengkorak tersebut tidak lebih dari sebuah cacat alami mungkin disebabkan oleh brachycephaly, Crouzon sindrom atau beberapa mutasi genetik alam lainnya. Kedua kelompok ini sama sama memiliki bukti bukti yang meyakinkan dan memang seharusnya anda meneliti kedua pendapat tersebut sebelum anda memihak atau berkesimpulan sendiri.

 

Tengkorak Misterius Connolly

Perbandingan tengkorak connolly (kanan) dengan tengkorak manusia modern

 


Tengkorak temuan Connolly lainnya

 

Robert Connolly telah mendokumentasikan tengkorak yang similar dengan tengkorak starchild, bahkan lebih lengkap. Dalam banyak hal tampaknya tengkorak ini adalah tengkorak manusia, kecuali bahwa ia memiliki tempurung tengkorak dan rongga mata yang luar biasa besar. Rongga mata tengkorak ini sekitar 15 persen lebih besar dari tengkorak manusia modern. Usia dan tanggal tengkorak tidak diketahui. Tengkorak serupa yang ditemukan di sebuah gua Meksiko, juga di foto oleh Karen Scheidt. Mungkinkah mereka semua mutasi genetik, dari beberapa spesies mahluk yang tidak diketahui atau sesuatu yang bukan dari dunia ini?

 

Misteri Tengkorak Ratu Nefertiti

Ratu Nefertiti, lihatlah kepala dan leher panjangnya

 

Gambar ini adalahukiran di batu kapur yang dikenal dengan nama “Relief of Royal Couple” dan diyakini menggambarkan ratu Mesir Nefertiti dari Dinasti ke-18 sekitar tahun 1330BC. Ukiran ini dipamerkan di Museum Altes di Berlin – Jerman. Nefertiti adalah istri Firaun Akhenaton Mesir yang memaksa perubahan sosial dan agama pada rakyatnya termasuk konsep pemujaan Matahari atau Bintang. Terlihat bahwa Nefertiti sangat cantik dan memiliki kualitas dunia lain, termasuk tengkorak yang memanjang secara signifikan. Dalam semua karya seni dia selalu ditampilkan dengan hiasan kepala yang rumit atau dengan tengkorak memanjang. Tampaknya karakteristik ini diwariskan ke putri-putrinya yang digambarkan dalam cara yang sama.

Selama bertahun-tahun para peneliti sejarah Mesir Kuno mengabaikan atribut ini dan hanya menganggapnya sebagai lisensi artistik. Namun saat ini sudah menjadi semakin jelas dan diterima dengan luas bahwa para seniman kuno menggambarkan subyek gambar mereka seperti apa adanya. Jika ini benar maka ratu Mesir tidak hanya memiliki struktur tengkorak yang sangat tidak biasa tapi setidaknya 50% lebih besar daripada tengkorak panjang manusia yang dibentuk dengan cara mengikat kepala (headbinding).

 


Raja Akhenaten, dan istrinya Nefertiti, dan anak-anak mereka. Semuanya memiliki kepala panjang.

 

Jika penggambaran Nefertiti memang akurat, maka wanita ini mungkin sangat cerdas dan tentu saja bukan orang biasa seperti yang Anda jumpai sehari hari. Penulis menyarankan pembaca yang tertarik untuk meneliti dan silahkan ambil kesimpulan sendiri.

 

Tengkorak Panjang Inca

Tengkorak2 panjang di museum di Ica dekat Nazca Line, Peru

 

Apakah otak dan tengkorak manusia telah berkembang lebih cepat dalam ukuran daripada panggul perempuan? Sangat cepat! Sederhananya, kepala bayi rata-rata manusia sekarang terlalu besar dan membutuhkan liuk fisik dan rotasi ekstrem untuk mencapai kelahiran alami. Evolusi biasanya tidak membuat kesalahan semacam ini. Melahirkan adalah sebuah episode yang sangat menyakitkan bagi kebanyakan wanita dan hampir unik untuk manusia. Kebanyakan makhluk lainnya di planet ini tampaknya tidak mengalami tingkat yang sama dalam hal ketidaknyamanan. Ini adalah petunjuk sangat penting untuk asal-usul spesies kita yang secara memalukan diabaikan oleh sebagian besar para ilmuwan yang mempelajari evolusi. Namun, sebagai hasilnya, kehidupan telah memastikan bahwa tengkorak janin yang lembut dan lentur untuk memungkinkan mereka untuk melewati cincin tulang panggul dan saluran vagina. Hal ini tidak menjadikan bayi yang lahir berkepala berbentuk kerucut karena kepala cukup cepat menyesuaikan diri dengan bentuk yang sesuai.

Namun, dalam banyak kebudayaan kuno banyak ditemukan praktek mengikat kepala bayi dengan kain dan bilah kayu untuk jangka waktu antara enam bulan sampai satu tahun untuk membuat bentuk yang diterima secara sosial dan seara kesukuan dikenali. Dalam arti, hal ini seperti kartu identitas primitif yang mengatakan bahwa si fulan adalah anggota “suku ini” sekarang dan selamanya. Praktek ini menghasilkan berbagai struktur tengkorak cacat yang masih membingungkan ilmu pengetahuan modern terutama seperti dalam beberapa kasus volume ruang otak juga ikut meningkat. Praktek ini mungkin juga merangsang beberapa efek samping tak terduga. Dengan mengubah geometri dari tengkorak mungkin telah memungkinkan untuk mengubah fungsi otak.

 

 

Saat ini akan dianggap ekstrem untuk melaksanakan praktek seperti ini dan sebagai akibatnya praktek ini sekarang hampir tidak ada yang melakukan. Kita tidak bisa tahu perubahan psikologis apa yang akan terjadi sebagai akibat. Apakah praktek ini meningkatkan kecerdasan? Apakah merangsang kemampuan paranormal? Apakah praktek ini ditujukan untuk meniru sebuah entitas yang dianggap sebagai dewa?

Pasti ada beberapa manfaat sebab jika tidak, maka praktek ini tidak akan pernah dilakukan. Arkeolog telah menemukan lusinan tengkorak yang memanjang dari Mesir dan Amerika Selatan. Menariknya, kedua daerah ini memiliki pesona dengan pembangunan piramida, bintang-bintang, kalender, mumifikasi dan kematian. Kedua masyarakat ini juga memiliki rahasia pertanian yang kompleks dan imamat yang kuat. Penulis tidak tahu apa artinya ini dan enggan untuk menambah lagi teori lain yang akan semakin membuat anda bingung. hehehe ..

 

Tengkorak Bertanduk

Tengkorak palsu dari karnaval? Beberapa ahli mengatakan tidak

 

Beberapa tengkorak manusia dengan tanduk menonjol ditemukan di sebuah gundukan tanah pemakaman di Sayre, Bradford County, Pennsylvania, pada tahun 1880 itu. Dengan pengecualian proyeksi seperti tulang yang terletak sekitar dua inci di atas alis, kerangka ini milik orang yang secara anatomis normal, meskipun tinggi mereka diperkirakan tujuh kaki. Tubuh dikubur sekitar tahun 1200 M. Tengkorak misterius ini ditemukan oleh sekelompok antiquarians terkemuka, termasuk sejarawan negara bagian Pennsylvania dan pembesar Gereja Presbiterian (Dr GP Donehoo) dan dua profesor, AB Skinner, Museum Investigasi Amerika, dan WKMorehead, Phillips Academy, Andover, Massachusetts. Tulang-tulang itu dikirim ke Museum Investigasi Amerika di Philadelphia, di mana, seperti kebanyakan penemuan arkeologi yang misterius lainnya, tengkorak ini dilaporkan dicuri dan tidak pernah terlihat lagi.

 

Tengkorak Hobbit Flores

Tengkorak Homo Floresiensis (kiri) & Homo Sapien (kanan)

 

Pada tahun 2003 tim peneliti memutuskan untuk mengeksplorasi dan melakukan penggalian di Gua Liang Bua di Pulau Flores yang merupakan bagian dari rantai kepulauan Indonesia. Disana mereka menemukan kerangka yang hampir lengkap dari hominid (manusia purba) kecil. Ketinggian dari kerangka wanita dewasa adalah sekitar 3 kaki 6 in dan dari karakteristiknya menunjukkan bahwa spesies baru manusia telah ditemukan. Ini diperkuat oleh penemuan alat dan artefak yang konsisten dengan ukuran kerangka tersebut. Ada juga indikasi bahwa “Orang-orang kecil” telah menggunakan api dan telah berburu berbagai hewan yang sekarang telah punah, termasuk tikus raksasa dan gajah miniatur dikenal sebagai Dwarf Stegodon. Tengkorak memiliki dahi yang miring dan tidak ada tulang dagu spesifik meskipun memang memiliki gigi dan berjalan tegak seperti manusia. Meskipun masih ada beberapa kontroversi mengenai apakah Homo floresiensis adalah spesies baru atau mungkin hanya variasi dari manusia modern atau Homo Erectus, tidak ada keraguan bahwa populasi makhluk aneh mirip manusia pernah hidup di pulau itu.

 


Perbandingan tinggi

 

Bahkan, menurut legenda setempat masih ada suku “orang kecil” yang hidup jauh di dalam hutan. Tengkorak jauh lebih kecil daripada manusia modern, tetapi korteks prefrontal masih ukuran yang sama dengani manusia modern yang menunjukkan tingkat kecerdasan tinggi dan kesadaran diri (self-awareness). Banyak peneliti berpendapat bahwa Homo floresiensis ini bukanlah pigmi, kerdil, atau cebol, mereka sesuatu yang unik. Dengan demikian, mereka diberi julukan – hobbit – atau Halfling terkenal dari novel trilogi Lord of the Rings yang ditulis oleh JRR Tolkien (1954).

 

Tengkorak Raksasa

Perbandingan Tengkorak Neanderthal (kanan) dg tengkorak manusia modern (kiri)

 

Selama bertahun-tahun arkeolog dan penjelajah telah menemukan beberapa tengkorak yang luar biasa besar dan telah banyak menarik perhatian ilmuwan dari seluruh dunia. Raksasa ini mungkin hanya sekadar anomali manusia atau mungkin merupakan cabang dari antropologi yang masih menjadi misteri. Perlu dicatat bahwa ada berbagai kondisi medis yang dapat menyebabkan “gigantisme”. Hipofisis gigantisme adalah yang paling umum dan disebabkan saat masa pubertas, hormon pertumbuhan dilepaskan secara berlebihan. Namun, tengkorak dari orang-orang dengan kondisi ini cenderung menampilkan karakteristik yang dapat cukup mudah untuk diidentifikasi bahwa gigantisme sebagai penyebabnya. Beberapa tengkorak raksasa yang ditemukan, oleh beberapa ahli juga secara sederhana dijelaskan sebagai orang-orang dari spesies manusia Neanderthal (Homo sapiens neanderthalensis) yang telah punah sekitar 15.000 tahun yang lalu. Namun, ada tengkorak lain yang menentang analisis sederhana seperti itu.

Dua kasus menonjol dan layak disebut meskipun mungkin salah satu atau keduanya adalah hoax. Yang pertama adalah penemuan di gua Lovelock. Pada tahun 1911 sebuah tim pencari guano, yang menggali gua, mulai menggali dan menemukan berbagai tulang penduduk asli Amerika. Tim arkeologi didatangkan dan selama 15 tahun ke depan berbagai mumi dan sisa-sisa kerangka lainnya ditemukan. Dari berbagai tulang, dan khususnya tulang paha, disimpulkan bahwa tinggi rata-rata kerangka itu adalah sepuluh kaki. Banyak dari tulang-tulang itu dikirim ke para ilmuwan dan institusi pendidikan dan akhirnya hilang. Namun, beberapa temuan, termasuk tengkorak raksasa, masih dapat dilihat di Museum Humboldt di Winnemucca di negara bagian Nevada.

Kasus kedua mengacu pada penemuan kerangka yang benar-benar raksasa oleh tim eksplorasi minyak di Arab Saudi pada tahun 2002. Kerangka ini tingginya mencapai 25 kaki dan memiliki tengkorak yang hampir 5 kaki panjangnya. Menurut rumor di internet, temuan ini ditutp tutupi oleh pemerintah Saudi yang segera membuat dan mendistribusikan foto palsu melalui kompetisi Photoshop agar semua orang kebingungan dan mengira bahwa temuan itu adalah hoax. Namun, penting untuk dicatat bahwa legenda arab ada yang mengacu pada suatu ras yang disebut kaum Aad atau kaum Hud. Legenda raksasa aneh selalu ada di hampir setiap bagian dari dunia. Mereka berkisar dari orang-orang yang tidak hanya tinggi, namun juga dapat memindahkan gunung. hal ini jelas merupakan keyakinan atau memori bersama yang layak diselidiki lebih lanjut. Saat ini, tercatat seara ilmiah, manusia Robert Pershing Wadlow mempunyai tinggi 9 kaki 11 inchi. Tengkoraknya 36% lebih besar dari ayahnya. Raksasa lain adalah Anna Haining Bates yang mencapai tinggi 7.5ft tinggi dan memiliki kapasitas tengkorak 22% lebih besar dari ayahnya. Catatan menunjukkan bahwa dia sangat cerdas.

 

Tengkorak Kristal

Sebagian besar komunitas ilmiah saat ini sepakat bahwa artefak tengkorak kristal yang dipamerkan di berbagai museum dan koleksi pribadi bukanlah artefak pra-Columbus dan dibuat antara abad 18 dan 19, namun tetap ada beberapa pertanyaan yang tidak terjawab, seperti siapa yang membuat tengkorak kristal ini. Tengkorak kristal tidak mungkin di uji karbon karena terbuat dari bahan yang bukan organik. Kesimpulan bahwa tengkorak ini dibuat antara abad 18 dan 19 hanyalah berdasarkan bahwa tengkorak dari kristal yang sedemikian detil menggambarkan tengkorak manusia itu tampaknya telah dibuat dengan alat-alat yang cukup modern yang tidak tersedia untuk pra-Columbia, Aztec.

Namun, apakah asumsi bahwa hanya karena para ilmuwan belum menemukan alat-alat seperti itu, maka alat2 seperti itu di masa aztek tidak pernah ada?

Ada gairah pada kedua pendapat ini, dan kenyataan tetap bahwa tidak ada yang tahu pasti siapa yang membuat tengkorak ini dan kapan. Dan karena saat ini belum ada cara untuk secara akurat menentukan umur benda anorganik seperti ini, misteri kemungkinan akan berlanjut. Bahkan, masalah ini diramaikan oleh film Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull yang di rilis tahun 2008.

 

Tengkorak Brosur

Foto diatas adalah scan dari sebuah brosur tiga lipatan. Brosur ini diterbitkan oleh “The Diagnostic Imaging Centers of Halifax Medical Center” yang merupakan bagian dari Rumah Sakit Halifax di Daytona Beach, Ormond Beach dan Port Orange, Florida. Ketika publik relation rumah sakit ini ditanya mengenai foto ini, mereka menjelaskan bahwa ini adalah foto tengkorak anak yang abnormal.

 


halaman brosur yg memuat foto tengkorak aneh

 

Mengapa tidak ada penjelasan tentang tengkorak itu pada brosur ini, dan apa fungsi foto ini ditempatkan di brosur, sampai sekarang masih tidak terjawab

 

Misteri Tengkorak-Tengkorak Misterius


Selama berabad-abad, para arkeolog telah menemukan tengkorak dan artefak aneh yang tidak dapat dengan mudah dijelaskan. Dari koin emas yang tertanam dalam batubara sampai alat-alat yang rumit seperti Mekanisme Antikythera. Hal yang sama berlaku untuk tengkorak manusia yang banyak ditemukan, yang menantang persepsi evolusi manusia.

Penemuan arkeologi lumayan baru dari tulang manusia miniatur di Pulau Flores Indonesia telah mengarah pada kesimpulan baru, (masih menjadi perdebatan), yaitu spesies manusia – Homo floresiensis. Di selatan Amerika, ilmuwan telah mengungkapkan banyak tulang dan tengkorak aneh yang memanjang dan di Amerika Utara sebuah yayasan kecil telah dibentuk untuk mempelajari Tengkorak Starchild yang misterius. Karena ini adalah topik yang kontroversial dan menarik, maka seperti topik topik kontroversial dan menarik lainnya, tentu saja banyak mengundang perdebatan.

Dibawah ini merupakan pengantar untuk beberapa artefak tulang tengkorak aneh dan yang telah ditemukan serta beberapa perdebatan seputar keaslian mereka, seperti yang dikutip dari Alam Mengembang jadi Guru.

 

Tengkorak Vampire Andover

Ada beberapa laporan tengkorak vampir yang telah digali dan yang paling baru adalah di Venice, Italia. Selama kuartal pertama 2009 sebuah tim arkeolog menggali sebuah lubang kuburan massal di Pulau Lazzaretto Nuovo. Ketika mereka menggali sebuah tengkorak wanita dengan sebuah lempengan batu terlihat dipaksa masuk ke dalam mulutnya. Ini adalah pemakaman khas untuk orang orang yang dicurigai sebagai vampir karena perlakuan seperti ini tujuannya untuk mencegah makhluk ini bangkit dari kematian. Tengkorak dan tulang terkait sesuai dengan fisiologi manusia normal dan tidak menampilkan karakteristik fisik yang terkait dengan persepsi modern vampir. Jadi mungkin tengkorak ini dulunya adalah korban fitnah. Namun, cerita yang lebih menarik adalah penemuan tengkoral Andover. Informasi ini samar tapi dasar dari cerita ini adalah bahwa pada suatu waktu selama tahun 1950-an pasangan yang baru menikah, Mr F dan Ny B Morris, pindah ke Andover Massachusetts di Amerika Serikat.

Mereka kecewa menemukan rumah yang mereka beli belum sepenuhnya dikosongkan dan lotengnya tetap penuh dengan bertumpuk tumpuk buku, perabotan rusak dan barang-barang lainnya. Satu tahun kemudian Nyonya Morris akhirnya memutuskan untuk mengosongkan loteng dan, saat itulah dia menemukan sebuah kotak kayu berat yang tertutup dan telah dipaku. Malam itu suaminya membuka kotak itu dengan pengungkit dan mereka menemukan sebuah tengkorak besar yang sangat aneh. Tengkorak ini memiliki lubang mata yang luar biasa besar dan beberapa potong tulang tempurung kepala patah. Ada ukiran yang aneh di bagian depan kiri tengkorak tapi bagian paling menarik dari penemuan ini adalah gigi taring nya yang aneh memanjang. Secara keseluruhan tengkorak itu lebih besar daripada tengkorak manusia pada umumnya dan memiliki kubah dahi yang khas. Mr Morris terpaku melihat tengkorak aneh itu dan kemudian menyimpannya di ruang kerjanya, tempat ia menunjukkan kepada teman-temannya dan orang orang yang penasaran ingin melihat lainnya. Setelah beberapa bulan, Ny Morris menjadi tertekan dengan keberadaan tengkorak aneh itu dan bersikeras bahwa tengkorak itu harus dikubur kembali karena dia yakin bahwa tengkorak itu adalah tengkorak setan atau setidaknya tengkorak seorang dukun indian yang sangat sakti. Namun ada tuduhan yang mengatakan bahwa, tengkorak aneh itu dicuri dari sebuah Museum Arkeologi khusus dalam bidang sejarah Amerika yang berada di dekatnya.

 

Tengkorak Starchild

Tengkorak “Starchild” mungkin adalah penemuan yang paling kontroversial karena publisikasinya yang luas. Singkatnya, tengkorak asli, yang diperkirakan berumur 900 tahun, ditemukan oleh seorang gadis remaja Amerika dekat distrik Copper Canyon, Sierra Tarahumara di barat daya negara bagian Chihuahua, Meksiko. Setelah kematiannya pada tahun 1990 tengkorak ini menjadi milik penduduk El Paso, Ray dan Melanie muda pada tahun 1998. Mereka mencari nasihat dari Mr Lloyd Pye yang sering digambarkan sebagai seorang peneliti alternatif. Tak lama kemudian ia mendirikan Proyek Starchild untuk lebih memahami tengkorak ini. Tidak ada keraguan bahwa tengkorak tersebut adalah nyata. Tulangnya lebih tipis dari tengkorak pada umumnya dan meskipun tampaknya tengkorak ini adalah seorang anak berusia empat tahun atau lima tahun, namun kapasitas tengkoraknya 1600cc atau 200cc lebih besar dari tengkorak manusia dewasa pada umumnya. Tes DNA telah mengungkapkan bahwa ia memiliki baik kromosom X maupun kromosom Y manusia yang menunjukkan bahwa ia adalah manusia. Namun, para pendukung teori-teori alternatif menunjukkan bahwa tengkorak starchild ini adalah anak hasil hibrida antara manusia dengan alien. Menurut Proyek Starchild mereka membantah bahwa DNA dari kedua orang tuanya dengan mudah diidentifikasi dan mereka juga menunjukkan bahwa DNA ayah adalah sesuatu yang lain daripada biasanya.

Ada dua kelompok dengan pendapat yang berbeda mengenai Starchild. Satu kelompok melihatnya sebagai bukti dari berbagai teori mulai dari hibrida alien-manusia atau bukti dari evolusi alternatif. Kelompok lain percaya bahwa tengkorak tersebut tidak lebih dari sebuah cacat alami mungkin disebabkan oleh brachycephaly, Crouzon sindrom atau beberapa mutasi genetik alam lainnya. Kedua kelompok ini sama sama memiliki bukti bukti yang meyakinkan dan memang seharusnya anda meneliti kedua pendapat tersebut sebelum anda memihak atau berkesimpulan sendiri.

 

Tengkorak Misterius Connolly

Perbandingan tengkorak connolly (kanan) dengan tengkorak manusia modern

 


Tengkorak temuan Connolly lainnya

 

Robert Connolly telah mendokumentasikan tengkorak yang similar dengan tengkorak starchild, bahkan lebih lengkap. Dalam banyak hal tampaknya tengkorak ini adalah tengkorak manusia, kecuali bahwa ia memiliki tempurung tengkorak dan rongga mata yang luar biasa besar. Rongga mata tengkorak ini sekitar 15 persen lebih besar dari tengkorak manusia modern. Usia dan tanggal tengkorak tidak diketahui. Tengkorak serupa yang ditemukan di sebuah gua Meksiko, juga di foto oleh Karen Scheidt. Mungkinkah mereka semua mutasi genetik, dari beberapa spesies mahluk yang tidak diketahui atau sesuatu yang bukan dari dunia ini?

 

Misteri Tengkorak Ratu Nefertiti

Ratu Nefertiti, lihatlah kepala dan leher panjangnya

 

Gambar ini adalahukiran di batu kapur yang dikenal dengan nama “Relief of Royal Couple” dan diyakini menggambarkan ratu Mesir Nefertiti dari Dinasti ke-18 sekitar tahun 1330BC. Ukiran ini dipamerkan di Museum Altes di Berlin – Jerman. Nefertiti adalah istri Firaun Akhenaton Mesir yang memaksa perubahan sosial dan agama pada rakyatnya termasuk konsep pemujaan Matahari atau Bintang. Terlihat bahwa Nefertiti sangat cantik dan memiliki kualitas dunia lain, termasuk tengkorak yang memanjang secara signifikan. Dalam semua karya seni dia selalu ditampilkan dengan hiasan kepala yang rumit atau dengan tengkorak memanjang. Tampaknya karakteristik ini diwariskan ke putri-putrinya yang digambarkan dalam cara yang sama.

Selama bertahun-tahun para peneliti sejarah Mesir Kuno mengabaikan atribut ini dan hanya menganggapnya sebagai lisensi artistik. Namun saat ini sudah menjadi semakin jelas dan diterima dengan luas bahwa para seniman kuno menggambarkan subyek gambar mereka seperti apa adanya. Jika ini benar maka ratu Mesir tidak hanya memiliki struktur tengkorak yang sangat tidak biasa tapi setidaknya 50% lebih besar daripada tengkorak panjang manusia yang dibentuk dengan cara mengikat kepala (headbinding).

 


Raja Akhenaten, dan istrinya Nefertiti, dan anak-anak mereka. Semuanya memiliki kepala panjang.

 

Jika penggambaran Nefertiti memang akurat, maka wanita ini mungkin sangat cerdas dan tentu saja bukan orang biasa seperti yang Anda jumpai sehari hari. Penulis menyarankan pembaca yang tertarik untuk meneliti dan silahkan ambil kesimpulan sendiri.

 

Tengkorak Panjang Inca

Tengkorak2 panjang di museum di Ica dekat Nazca Line, Peru

 

Apakah otak dan tengkorak manusia telah berkembang lebih cepat dalam ukuran daripada panggul perempuan? Sangat cepat! Sederhananya, kepala bayi rata-rata manusia sekarang terlalu besar dan membutuhkan liuk fisik dan rotasi ekstrem untuk mencapai kelahiran alami. Evolusi biasanya tidak membuat kesalahan semacam ini. Melahirkan adalah sebuah episode yang sangat menyakitkan bagi kebanyakan wanita dan hampir unik untuk manusia. Kebanyakan makhluk lainnya di planet ini tampaknya tidak mengalami tingkat yang sama dalam hal ketidaknyamanan. Ini adalah petunjuk sangat penting untuk asal-usul spesies kita yang secara memalukan diabaikan oleh sebagian besar para ilmuwan yang mempelajari evolusi. Namun, sebagai hasilnya, kehidupan telah memastikan bahwa tengkorak janin yang lembut dan lentur untuk memungkinkan mereka untuk melewati cincin tulang panggul dan saluran vagina. Hal ini tidak menjadikan bayi yang lahir berkepala berbentuk kerucut karena kepala cukup cepat menyesuaikan diri dengan bentuk yang sesuai.

Namun, dalam banyak kebudayaan kuno banyak ditemukan praktek mengikat kepala bayi dengan kain dan bilah kayu untuk jangka waktu antara enam bulan sampai satu tahun untuk membuat bentuk yang diterima secara sosial dan seara kesukuan dikenali. Dalam arti, hal ini seperti kartu identitas primitif yang mengatakan bahwa si fulan adalah anggota “suku ini” sekarang dan selamanya. Praktek ini menghasilkan berbagai struktur tengkorak cacat yang masih membingungkan ilmu pengetahuan modern terutama seperti dalam beberapa kasus volume ruang otak juga ikut meningkat. Praktek ini mungkin juga merangsang beberapa efek samping tak terduga. Dengan mengubah geometri dari tengkorak mungkin telah memungkinkan untuk mengubah fungsi otak.

 

 

Saat ini akan dianggap ekstrem untuk melaksanakan praktek seperti ini dan sebagai akibatnya praktek ini sekarang hampir tidak ada yang melakukan. Kita tidak bisa tahu perubahan psikologis apa yang akan terjadi sebagai akibat. Apakah praktek ini meningkatkan kecerdasan? Apakah merangsang kemampuan paranormal? Apakah praktek ini ditujukan untuk meniru sebuah entitas yang dianggap sebagai dewa?

Pasti ada beberapa manfaat sebab jika tidak, maka praktek ini tidak akan pernah dilakukan. Arkeolog telah menemukan lusinan tengkorak yang memanjang dari Mesir dan Amerika Selatan. Menariknya, kedua daerah ini memiliki pesona dengan pembangunan piramida, bintang-bintang, kalender, mumifikasi dan kematian. Kedua masyarakat ini juga memiliki rahasia pertanian yang kompleks dan imamat yang kuat. Penulis tidak tahu apa artinya ini dan enggan untuk menambah lagi teori lain yang akan semakin membuat anda bingung. hehehe ..

 

Tengkorak Bertanduk

Tengkorak palsu dari karnaval? Beberapa ahli mengatakan tidak

 

Beberapa tengkorak manusia dengan tanduk menonjol ditemukan di sebuah gundukan tanah pemakaman di Sayre, Bradford County, Pennsylvania, pada tahun 1880 itu. Dengan pengecualian proyeksi seperti tulang yang terletak sekitar dua inci di atas alis, kerangka ini milik orang yang secara anatomis normal, meskipun tinggi mereka diperkirakan tujuh kaki. Tubuh dikubur sekitar tahun 1200 M. Tengkorak misterius ini ditemukan oleh sekelompok antiquarians terkemuka, termasuk sejarawan negara bagian Pennsylvania dan pembesar Gereja Presbiterian (Dr GP Donehoo) dan dua profesor, AB Skinner, Museum Investigasi Amerika, dan WKMorehead, Phillips Academy, Andover, Massachusetts. Tulang-tulang itu dikirim ke Museum Investigasi Amerika di Philadelphia, di mana, seperti kebanyakan penemuan arkeologi yang misterius lainnya, tengkorak ini dilaporkan dicuri dan tidak pernah terlihat lagi.

 

Tengkorak Hobbit Flores

Tengkorak Homo Floresiensis (kiri) & Homo Sapien (kanan)

 

Pada tahun 2003 tim peneliti memutuskan untuk mengeksplorasi dan melakukan penggalian di Gua Liang Bua di Pulau Flores yang merupakan bagian dari rantai kepulauan Indonesia. Disana mereka menemukan kerangka yang hampir lengkap dari hominid (manusia purba) kecil. Ketinggian dari kerangka wanita dewasa adalah sekitar 3 kaki 6 in dan dari karakteristiknya menunjukkan bahwa spesies baru manusia telah ditemukan. Ini diperkuat oleh penemuan alat dan artefak yang konsisten dengan ukuran kerangka tersebut. Ada juga indikasi bahwa “Orang-orang kecil” telah menggunakan api dan telah berburu berbagai hewan yang sekarang telah punah, termasuk tikus raksasa dan gajah miniatur dikenal sebagai Dwarf Stegodon. Tengkorak memiliki dahi yang miring dan tidak ada tulang dagu spesifik meskipun memang memiliki gigi dan berjalan tegak seperti manusia. Meskipun masih ada beberapa kontroversi mengenai apakah Homo floresiensis adalah spesies baru atau mungkin hanya variasi dari manusia modern atau Homo Erectus, tidak ada keraguan bahwa populasi makhluk aneh mirip manusia pernah hidup di pulau itu.

 


Perbandingan tinggi

 

Bahkan, menurut legenda setempat masih ada suku “orang kecil” yang hidup jauh di dalam hutan. Tengkorak jauh lebih kecil daripada manusia modern, tetapi korteks prefrontal masih ukuran yang sama dengani manusia modern yang menunjukkan tingkat kecerdasan tinggi dan kesadaran diri (self-awareness). Banyak peneliti berpendapat bahwa Homo floresiensis ini bukanlah pigmi, kerdil, atau cebol, mereka sesuatu yang unik. Dengan demikian, mereka diberi julukan – hobbit – atau Halfling terkenal dari novel trilogi Lord of the Rings yang ditulis oleh JRR Tolkien (1954).

 

Tengkorak Raksasa

Perbandingan Tengkorak Neanderthal (kanan) dg tengkorak manusia modern (kiri)

 

Selama bertahun-tahun arkeolog dan penjelajah telah menemukan beberapa tengkorak yang luar biasa besar dan telah banyak menarik perhatian ilmuwan dari seluruh dunia. Raksasa ini mungkin hanya sekadar anomali manusia atau mungkin merupakan cabang dari antropologi yang masih menjadi misteri. Perlu dicatat bahwa ada berbagai kondisi medis yang dapat menyebabkan “gigantisme”. Hipofisis gigantisme adalah yang paling umum dan disebabkan saat masa pubertas, hormon pertumbuhan dilepaskan secara berlebihan. Namun, tengkorak dari orang-orang dengan kondisi ini cenderung menampilkan karakteristik yang dapat cukup mudah untuk diidentifikasi bahwa gigantisme sebagai penyebabnya. Beberapa tengkorak raksasa yang ditemukan, oleh beberapa ahli juga secara sederhana dijelaskan sebagai orang-orang dari spesies manusia Neanderthal (Homo sapiens neanderthalensis) yang telah punah sekitar 15.000 tahun yang lalu. Namun, ada tengkorak lain yang menentang analisis sederhana seperti itu.

Dua kasus menonjol dan layak disebut meskipun mungkin salah satu atau keduanya adalah hoax. Yang pertama adalah penemuan di gua Lovelock. Pada tahun 1911 sebuah tim pencari guano, yang menggali gua, mulai menggali dan menemukan berbagai tulang penduduk asli Amerika. Tim arkeologi didatangkan dan selama 15 tahun ke depan berbagai mumi dan sisa-sisa kerangka lainnya ditemukan. Dari berbagai tulang, dan khususnya tulang paha, disimpulkan bahwa tinggi rata-rata kerangka itu adalah sepuluh kaki. Banyak dari tulang-tulang itu dikirim ke para ilmuwan dan institusi pendidikan dan akhirnya hilang. Namun, beberapa temuan, termasuk tengkorak raksasa, masih dapat dilihat di Museum Humboldt di Winnemucca di negara bagian Nevada.

Kasus kedua mengacu pada penemuan kerangka yang benar-benar raksasa oleh tim eksplorasi minyak di Arab Saudi pada tahun 2002. Kerangka ini tingginya mencapai 25 kaki dan memiliki tengkorak yang hampir 5 kaki panjangnya. Menurut rumor di internet, temuan ini ditutp tutupi oleh pemerintah Saudi yang segera membuat dan mendistribusikan foto palsu melalui kompetisi Photoshop agar semua orang kebingungan dan mengira bahwa temuan itu adalah hoax. Namun, penting untuk dicatat bahwa legenda arab ada yang mengacu pada suatu ras yang disebut kaum Aad atau kaum Hud. Legenda raksasa aneh selalu ada di hampir setiap bagian dari dunia. Mereka berkisar dari orang-orang yang tidak hanya tinggi, namun juga dapat memindahkan gunung. hal ini jelas merupakan keyakinan atau memori bersama yang layak diselidiki lebih lanjut. Saat ini, tercatat seara ilmiah, manusia Robert Pershing Wadlow mempunyai tinggi 9 kaki 11 inchi. Tengkoraknya 36% lebih besar dari ayahnya. Raksasa lain adalah Anna Haining Bates yang mencapai tinggi 7.5ft tinggi dan memiliki kapasitas tengkorak 22% lebih besar dari ayahnya. Catatan menunjukkan bahwa dia sangat cerdas.

 

Tengkorak Kristal

Sebagian besar komunitas ilmiah saat ini sepakat bahwa artefak tengkorak kristal yang dipamerkan di berbagai museum dan koleksi pribadi bukanlah artefak pra-Columbus dan dibuat antara abad 18 dan 19, namun tetap ada beberapa pertanyaan yang tidak terjawab, seperti siapa yang membuat tengkorak kristal ini. Tengkorak kristal tidak mungkin di uji karbon karena terbuat dari bahan yang bukan organik. Kesimpulan bahwa tengkorak ini dibuat antara abad 18 dan 19 hanyalah berdasarkan bahwa tengkorak dari kristal yang sedemikian detil menggambarkan tengkorak manusia itu tampaknya telah dibuat dengan alat-alat yang cukup modern yang tidak tersedia untuk pra-Columbia, Aztec.

Namun, apakah asumsi bahwa hanya karena para ilmuwan belum menemukan alat-alat seperti itu, maka alat2 seperti itu di masa aztek tidak pernah ada?

Ada gairah pada kedua pendapat ini, dan kenyataan tetap bahwa tidak ada yang tahu pasti siapa yang membuat tengkorak ini dan kapan. Dan karena saat ini belum ada cara untuk secara akurat menentukan umur benda anorganik seperti ini, misteri kemungkinan akan berlanjut. Bahkan, masalah ini diramaikan oleh film Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull yang di rilis tahun 2008.

 

Tengkorak Brosur

Foto diatas adalah scan dari sebuah brosur tiga lipatan. Brosur ini diterbitkan oleh “The Diagnostic Imaging Centers of Halifax Medical Center” yang merupakan bagian dari Rumah Sakit Halifax di Daytona Beach, Ormond Beach dan Port Orange, Florida. Ketika publik relation rumah sakit ini ditanya mengenai foto ini, mereka menjelaskan bahwa ini adalah foto tengkorak anak yang abnormal.

 


halaman brosur yg memuat foto tengkorak aneh

 

Mengapa tidak ada penjelasan tentang tengkorak itu pada brosur ini, dan apa fungsi foto ini ditempatkan di brosur, sampai sekarang masih tidak terjawab

 

Foto-Foto Heboh Lady Gaga di Yunani


Dia tidak pernah berhenti membuat kontroversi, dan terkenal karena kegemarannya berpakaian aneh. Kali ini Lady Gaga tampaknya telah terinspirasi oleh lukisan Botocelli yang terkenal, The Birth of Venus, ketika dia tiba di Athena, Yunani, pada Rabu malam kemaren, seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk.

Dengan diusung oleh dua pria kekar berpakaian seperti Lycra, Lady Gaga melewati kerumunan, putri pop 28-tahun itu berpakaian hanya dengan mengenakan bra berbentuk kerang dan kain jaring menutupi bawahan.

 

 

 


Lukisan ‘The Birth of Venus’

 

 

 

 

 

 

Lady Gaga akan tampil di Athena pada Jumat besok dalam rangkaian acara tur dunia “ArtRave: The Artpop Ball

5 Penjelasan Ilmiah Mengapa Manusia Bisa Lihat Hantu


Siapa yang tidak kaget atau bahkan ketakutan ketika melihat hantu melintas di depannya? Apalagi pas malam jumat!. Nyata atau tidak, fenomena penampakan roh atau arwah yang muncul dengan tiba-tiba telah ada dalam setiap peradaban atau bahkan adat istiadat manusia.Keberadaan hantu juga dipercaya oleh hampir semua umat manusia.Sedangkan bagi kalangan akademik, penampakan hantu biasanya diasosiasikan dengan kejadian-kejadian ilmiah yang tengah berlangsung di sekitar hantu itu muncul.

Banyak kasus-kasus penampakan yang ternyata hanyalah rekaan sampai pengaruh dari fenomena alam seperti penguapan atau cahaya ultraviolet yang masuk ke bumi.Tetapi, tentunya hal tersebut tak lantas mematahkan anggapan orang mengenai sosok yang berasal dari dunia ghaib tersebut. Oleh sebab itu, untuk mencoba menguak rahasia dibalik kemunculan hantu dari segi ilmiah.

Berikut adalah 5 Penjelasan Ilmiah Tentang bagaimana Manusia Dapat Melihat Hantu, seperti yang dikutip dari kaskus.co.id :

 

1. Efek ideomotor
Pernahkah Anda mencoba memainkan Jelangkung dan menemukan diri Anda dikontrol oleh makhluk halus ketika menggerakkan bonekanya? Jika iya, berarti Anda telah menjadi korban efek ideomotor.Efek ideomotor berhasil ditemukan oleh Michael Faraday, seorang fisikawan terkenal berkontribusi di bidang kelistrikan dan dinamo.Efek ini diketahui mempengaruhi pola gerakan tangan akibat kontraksi otot yang dipengaruhi oleh stimulus di otak.

Saat mendapatkan sugesti tertentu, otak memproses suatu ekspektasi yang bisa secara otomatis menggerakkan otot, dalam hal ini otot tangan. Oleh sebab itu, banyak korban hipnotis kebanyakan tidak sadar bila dia menggerakkan tubuhnya.Gerakan-gerakan otomatis otot inilah yang lama dianggap sebagai campur tangan dari makhluk halus.

 

2. Stimulasi elektrik di otak
Otak pada dasarnya adalah sekumpulan sel saraf yang bertugas menerima dan menyampaikan rangsangan lewat pulsa elektrokimia tertentu. Bila terdapat interfensi dari luar yang merusak aliran sinyal elektrokimia itu, otak dan bagian tubuh tertentu pastinya akan terpengaruh. Salah satunya indikasinya adalah kemunculan bayangan yang sering dikaitkan dengan penampakan hantu.

Hal ini dibuktikan oleh seorang peneliti dari Swiss dengan merangsang otak pasien penderita epilepsi dengan arus listrik pada kekuatan tertentu. Hasilnya, wanita yang menjadi bahan percobaan menyatakan bila dia sering melihat penampakan yang duduk di sampingnya. Bahkan bayangan itu dirasa seperti mengendalikan wanita itu.

Fenomena penampakan mirip hantu ini juga bisa menimpa manusia bila bagian otak kiri kita terganggu atau tak sengaja terkena suatu arus atau medan listrik kuat. Oleh sebab itu, manusia bisa berhalusinasi ketika di dekatnya banyak petir yang tengah menyambar.Fenomena rangsangan listrik pada otak ini pun sering dihubungkan dengan gangguan otak Schizophrenia dan fenomena kemunculan kembaran atau Doppleganger.

 

3. Keracunan gas karbon monoksida
Tidak ada yang meragukan kemampuan membunuh zat yang satu ini. Gas karbon monoksida adalah gas tak berbau, tak berwarna, dan tak berasa yang berasal dari zat sisa pembakaran tak sempurna dan banyak ditemukan di alam bebas.Gas yang terkenal mematikan ini pun diketahui berkontribusi dalam fenomena penampakan hantu. Bagaimana bisa?

Berdasarkan penelitian, gas karbon monoksida mampu diserap lebih baik oleh tubuh manusia dibandingkan oksigen, yang notabene sangat dibutuhkan oleh tubuh dan otak. Keracunan gas ini dapat membuat seseorang lemas seketika, sesak napas, pusing, halusinasi, hingga kematian.

Salah satu contoh keracunan karbon monoksida yang berhubungan dengan penampakan hantu terjadi di tahun 2005. Saat itu seorang wanita mengaku melihat sosok hantu di kamar mandinya. Setelah diselidiki ternyata penampakan itu disebabkan oleh halusinasi si wanita yang tak sengaja menghirup karbon monoksida dalam jumlah besar dari heater atau pemanas airnya yang bocor.

 

4. Suara infrasonik
Selain penampakan secara visual, banyak orang yang bisa merasakan kehadiran hantu ketika mendengar suara dan merasakan sentuhan suara aneh tersebut. Seperti yang biasa terjadi di film-film, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendengar dan merasakan getaran dari hantu.

Salah satu penyebab ilmiah munculnya sentuhan hantu adalah efek suara infrasonik yang sering terjadi di alam bebas atau dalam ruangan. Suara infrasonik yang sejatinya tidak dapat didengar oleh manusia ini sering kali muncul akibat badai, angin, atau perubahan cuaca.

Suara dengan frekuensi dalam rentang 17 Hertz sampai 0,001 Hertz ini mampu menghasilkan getaran-getaran aneh yang merambat di sekitar manusia. Getaran-getaran akibat suara infrasonik sendiri mampu menggerakkan benda-benda sehingga menghasilkan suara-suara seram meskipun tidak ada yang menyentuhnya.

 

5. Teori Mekanika Kuantum
Alasan ilmiah yang satu ini mungkin adalah yang paling asing bagi orang-orang. Teori mekanika kuantum pada dasarnya mempelajari struktur terkecil seperti atom. Atom-atom penyusun tubuh manusia diklaim mampu menghasilkan energi dalam paket-paket tertentu.Menurut para ahli, teori mekanika kuantum sering dikaitkan dengan keberadaan manusia setelah mengalami kematian.

Beberapa fisikawan percaya bila roh dan kesadaran manusia berasal dari aktivitas kuantum atom-atom di otak.Aktivitas kuantum pada otak diprediksi akan tetap ada meskipun manusia telah meninggal dengan berubah menjadi bentuk energi informasi yang akan tetap eksis.

Kumpulan dari energi kuantum inilah yang sering dikaitkan dengan penampakan cahaya yang melayang-layang di sekitar pemakaman dan tempat-tempat seram lainnya. Meskipun masih banyak peneliti yang belum menerima teori ini, bayak yang mengatakan kesatuan energi yang ditinggalkan manusia juga turut bertanggung jawab atas fenomena kerasukan yang sering terjadi.

Pemenang MasterChef Courtney Lapresi Adalah Mantan Penari Telanjang


Seorang mantan penari telanjang dari Philadelphia yang meninggalkan menari untuk memasak, telah membuat terkejut semua orang malam lalu ketika ia dinobatkan sebagai pemenang terbaru dari program reality kompetisi memasak, MasterChef, yang diselenggarakan oleh FOX.

Seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk, Courtney Lapresi, yang awalnya berasal dari dari Jenewa, New York, memenangkan hadiah tunai $ 250.000 dan penerbitan buku memasaknya, setelah membuat kagum juri Gordon Ramsay, Joe Bastianich dan Graham Elliot dengan memasak telinga babi renyah, dada bebek sumac, dan cherry meringue.

 

 

Namun sebagian besar pemberitaan mengenainya lebih dikaitkan dengan pekerjaan lamanya sebagai penari eksotis daripada bakat memasak yang luarbiasa dari wanita berusia 25 tahun ini.

Setelah mendapatkan gelar sarjana tari di Philadelphia University of the Arts, Lapresi bekerja di Delilah, sebuah klub laki-laki yang populer.

Bahkan, Lapresi juga tampil bagus dalam kompetisi di sana, memenangkan Entertainer of the Year dari klub, dalam dua kali kontes. Saat itu dia menggunakan nama “Wynter”.

 

 

 

 

 

Dan sekarang, gadis yang tidak pernah bersekolah kuliner telah memenangkan kompetisi yang lebih besar lagi, mengalahkan sesama kontestan Leslie Gilliams dan Elizabeth Cauvel untuk mengambil hadiah tertinggi selama finale semalam.

Lapresi mengatakan bahwa kompetisi memasak itu sebagai pengalaman yang luarbiasa, sekali seumur hidup dan yang mengubah hidup.”

Buku Resep nya akan dirilis tahun depan.

 

 

Turki Lelang Kota Hantu untuk Dihidupkan Kembali

Kota mati Kayakoy di Turki.

Di dunia ini banyak sekali tempat atau kota yang ditinggalkan, dengan beragam alasannya. Seperti kota di Fukushima yang ditinggalkan akibat kebocoran radiasi nuklir, dari pembangkit listrik tanaga nuklir.


Tetapi ada juga kota yang tidak kunjung berpenghuni, seperti di Tiongkok akibat pembangunan besar-besaran, tanpa diikuti imigrasi penduduk. Namun ada juga kota yang telah ditinggalkan lama, kini berupaya dibangkitkan kembali oleh pemerintahannya.

Seperti salah satu kota di Turki, yang disebut kota hantu Kayakoy, yang ditinggalkan 100 tahun yang lalu mencoba dihidupkan kembali. Penduduknya saat itu meninggalkan kota tersebut akibat Perang Dunia Pertama. 


Kota mati Kayakoy di Turki.

Untuk menghidupkan kota tersebut, pemerintahan Turki akan melakukan lelang terbuka. Dan investor yang terpilih dan mampu merenovasi, akan kembali menghidupkan kota hantu ini dengan semua bangunan di dalamnya. 


Kota mati Kayakoy di Turki.

Rumah-rumah yang ada di sekitar kaki gunung Taurus, yang telah ditinggalkan tersebut, diharapkan bisa menjadi tujuan wisata di sana. Namun niat tersebut bukan tanpa kritik, arkeolog setempat khawatir, jika kotatersebut akan banyak berubah dan peninggalan sejarah di dalamnya akan hilang. 


Kota mati Kayakoy di Turki.

Lelang untuk memenangkan tender restorasi kota hantu ini akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober mendatang, dan diperkirakan membutuhkan dana sekitar 8 juta poundsterling, untuk membuat kota mati itu hidup kembali dan menjadi tujuan wisata dunia.

Candiru – Ikan yang Dapat Masuk ke Dalam Penis Anda


Di antara banyak legenda makhluk aneh dan berbahaya yang menghantui hutan hujan Amazon, Candiru adalah yang paling ditakuti, bahkan lebih ditakuti dari piranha. Spesies ini berukuran hanya sekitar satu inci panjangnya, berbentuk seperti belut dan tembus pandang sehingga sulit dilihat di air.

Seperti yang dikutip dari Alam Mengembang jadi Guru, Candiru adalah sejenis parasit. Ia biasanya masuk ke celah-celah insang ikan lain, mengeluarkan tulang belakangnya untuk ditancapkan, sehingga ia bisa bertahan disana dan meminum darah di insang, sehingga dijuluki “Ikan Vampir dari Brazil”..

 

 

 

Candiru (Vandellia cirrhosa) adalah catfish (sejenis lele) kecil yang juga konon menurut legenda dapat memasuki lubang urine orang yang sedang buang air kecil di dalam air sungai Amazon. Ikan ini mengira air urin adalah air urea yang dikeluarkan dari insang ikan tempat dia mengisap darah, sehingga candiru pun akan berenang masuk ke lubang urin yang dia sangka adalah insang seekor ikan.

Tentu saja masuknya ikan ini ke lubang urin akan membuat rasa sakit yang sangat ekstrim pada alat kelamin orang yang kurang beruntung. Belum lagi duri di kepalanya yang ditancapkan di dalam alat kelamin akan membuat ikan ini sangat sulit untuk dikeluarkan dan amputasi kadang-kadang adalah satu-satunya tindakan yang bisa diambil…. Huuaaaa !!!

Pengobatan tradisional adalah dengan dua tanaman, Xagua (Genipa americana) dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. Kedua tanaman ini akan membunuh dan melarutkan ikan tersebut. Lebih sering, infeksi menyebabkan shock dan kematian korban sebelum candirú dapat diambil.

 

 

Nah, itu menurut legenda. Pada kenyataannya, hasil penelitian ilmiah menunjukkan bahwa banyak bagian dari legenda ini yang tidak benar. Karena kini diketahui bahwa ikan ini tidak berburu dengan mendeteksi urea, tetapi dengan penglihatannya.

Meskipun banyak catatan serangan candiru pada manusia yang sedang buang air di sungai di beberapa daerah Amazon, namun hanya satu kasus yang terjadi belum lama ini yang benar-benar valid, yaitu kasus yang terjadi tahun 1997 saat seseorang pria berusia 23 tahun yang buang air di sungai setinggi paha, dan tiba-tiba kemasukan oleh candiru.

Jeremy Wade, seorang ahli biologi Inggris, menyelidiki insiden ini untuk Discovery Channel’s River Monsters. Korban menjalani operasi urologi dua jam untuk pengambilan Candiru tersebut. Dr D. Scott Smith, Kepala Penyakit Infeksi di Kaiser Permanente, menggambarkan bahwa hewan yang masuk ke dalam saluran kencing pemuda itu adalah hewan yang memiliki sesuatu seperti paku untuk membantunya berpegangan pada inangnya.

 

 

Yang diketahui tentang Candiru adalah bahwa ada beberapa macam jenis catfish kecil yang ada di perairan lembah Amazon yang diberi nama sama yaitu Candiru (dari bahasa Tupi). Bentuk mereka memang agak mirip dan sama-sama pemakan darah dari jenis ikan lainnya. Candiru berenang masuk ke insang ikan yang lebih besar dan memakan darah inang mereka selama satu menit atau lebih sebelum mereka berenang keluar untuk mencerna makanan mereka.

Candiru juga pernah disinggung di salah satu episode film serial Grey’s Anatomy. Lain kali kalau anda pergi ke hutan hujan Amazon, janganlah berenang di sungainya dalam keadaan telanjang ….

 

Pembantaian Paus yang Membuat Lautan Berwarna Merah Darah


Laut Kepulauan Faroe di utara Eropa berubah warna menjadi merah oleh darah ratusan paus yang dibunuh oleh penduduk setempat pada tanggal 22 November tiap tahun, sebagai bagian dari budaya berburu paus tahunan mereka. Setiap tahun penduduk pulau menangkap dan membantai ratusan paus pilot (Globicephala melaena) selama upacara berburu paus tradisional yang dikenal sebagai ‘Grindadrap’.

Seperti yang dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru, Ini adalah perburuan massal non-komersial – daging paus tidak dijual tetapi dibagi secara merata kepada anggota masyarakat setempat. Para pemburu menggiring paus ke arah Teluk dan kemudian melukai punggung mereka dan membiarkannya berdarah sampai mati perlahan-lahan, dan laut sekitarnya berubah menjadi merah darah.

 

 

Menjadi sebuah provinsi otonom di Denmark, di mana penangkapan ikan paus dilarang, hukum Kepulauan Faroe malah memungkinkan pembantaian massal paus pilot, paus berparuh dan lumba-lumba untuk melaksanakan tradisi tahunan. Penangkapan ikan paus di Kepulauan Faroe di Atlantik Utara telah dipraktekkan sejak sekitar masa pemukiman Norse pertama di pulau-pulau tersebut. Daging dan lemak dari paus pilot telah lama menjadi bagian dari makanan nasional kepulauan Faroe.

Meskipun mendapat kritik dari kelompok penyayang dan pembela hak-hak binatang dan Komisi Ikan Paus Internasional, kebiasaan berburu paus terus membunuh ribuan paus tahun demi tahun. Sekitar 950 paus pilot bersirip panjang dibunuh setiap tahunnya, terutama selama musim panas.

 

 

 

The American Cetacean Society mengatakan bahwa paus pilot tidak termasuk hewan yang dianggap terancam punah, tetapi telah terjadi penurunan nyata dalam jumlah mereka disekitar Kepulauan Faroe.

 

 

 

Samakah tradisi ini dengan upacara pemotongan hewan kurban dalam Islam? Tentu saja TIDAK! Bedanya adalah, hewan kurban adalah binatang ternak.